Suara.com - National Stadium Singapura bakal menjadi saksi bisu pertarungan Timnas Indonesia dan tuan rumah Singapura di semifinal Piala AFF 2020.
Duel kedua negara dijadwalkan berlangsung dalam 2 leg. Untuk pertemuan pertama bakal terjadi pada Rabu (22/12/2021) pukul 19:30 malam WIB.
Sementara leg kedua akan berlangsung pada Sabtu (25/12) pukul 19:30 malam WIB. Semua pertemuan ini bakal terjadi di National Stadium Singapura.
Selain duel Indonesia vs Singapura, National Stadium Singapura juga bakal menjadi venue dari partai semifinal lain yang mempertemukan Thailand dan Vietnam.
Dari segi fasilitas dan kemewahan, National Stadium Singapura memang lebih menonjol dibanding venue lain di Piala AFF 2020, Bishan Stadium. Mari mengenal lebih jauh soal Singapore National Stadium atau Stadion Nasional Singapura ini.
Profil National Stadium Singapura
Singapore National Stadium atau National Stadium Singapura merupakan stadion baru karena baru berdiri pada 2014. Stadion ini berdiri di dalam kompleks Singapore Sports Hub di daerah Kallang.
Dengan kapasitas 55 ribu penonton, Singapore National Stadium menjadi stadion terbesar di Singapura. Bisa dikatakan, stadion ini menjadi pusat olahraga negeri Singa.
Stadion tak cuma digunakan sebagai venue gelaran sepak bola saja, melainkan juga untuk olahraga lain macam atletik, rugby, dan kriket.
Stadion paling besar di Singapura ini terbilang memiliki fasilitas yang canggih. Pasalnya atas stadion ini menggunakan material EFTE yang mampu menahan sinar panas matahari untuk tetap membuat penonton nyaman.
Atap yang digunakan pun bisa dibuka dan ditutup yang membutuhkan waktu sekitar 25 menit saja. Teknologi ini tentu menjadi sebuah kemajuan untuk stadion di Asia Tenggara.
Tak pelak dengan berbagai fasilitas canggih yang dimiliki National Stadium Singapura membuat venue ini kerap dipilih oleh klub-klub Eropa saat melakukan tur pra-musim.
Tentu paling prestisius adalah ajang International Championship Cup atau ICC yang melibatkan tim-tim top Eropa. Setidaknya sudah tiga edisi National Stadium Singapura menjadi venue dari ajang tersebut.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Jay Idzes Gemilang di Italia, Maarten Paes Tumbang
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Kamboja Diperkuat 9 Pemain Naturalisasi
-
Punya Potensi, 4 Pemain Super League dan Abroad Ini Layak Diberi Kesempatan oleh John Herdman
-
Kenapa Maarten Paes Bisa Lolos dari Skandal Paspor Gate di Belanda?
-
Mauricio Souza Protes Kartu Merah Jordi Amat saat Persija Tumbang Dramatis
-
Amunisi Lini Serang Pulih, AC Milan Siap Tempur di Markas Napoli
-
Persib Bandung Unggul 9 Poin, Bojan Hodak Was-was: Gelar Belum di Tangan
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Masalah Jantung, Eks Gelandang Chelsea Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah