Suara.com - PSKB Bukittinggi berhasil menjurai Liga 3 Sumatera Barat usai menaklukkan Gasliko di partai final Liga 3 Sumbar melalui adu penalti 3-2 di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (24/12/2021).
Laga adu penalti harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1, Gasliko berhasil unggul di babak pertama 1-0 melalui titik putih dan PSKB berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.
Skor yang berakhir imbang 1-1 hingga peluit tanda berakhir laga ditiup wasit dan skor tidak berubah meski dilakukan babak tambahan 2x15 menit.
Wasit memutuskan mengakhiri pertandingan dengan adu penalti. Gasliko yang menjadi eksekutor pertama gagal mencetak gol namun tim lawan PSKB berhasil mencetak gol sehingga kedudukan 1-0.
Penendang kedua Gasliko juga tidak berhasil memasukkan bola sementara PSKB berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0.
Penendang ketiga Gasliko berhasil mencetak gol dan memperkecil kedudukan jadi 2-1, sementara PSKB juga berhasil mencetak gol dan memperlebar jarak menjadi 3-1.
Penendang keempat Gasliko kembali gagal memasukkan bola dan memastikan langkah PSKB memenangkan laga tos-tosan ini karena memiliki dua kesempatan menembak dan Gasliko hanya menyisakan satu penembak lagi.
Hasil ini membawa Gasliko keluar sebagai Juara Liga 3 Sumbar sementara Gasliko menjadi peringkat kedua.
Ketua Asprov Sumbar Indra Dt Rajo Lelo mengucapkan selamat atas keberhasilan PSKB menjuarai Liga 3.
Baca Juga: Keputusan Kontroversial Wasit di Piala AFF 2020, Salah Satunya Rugikan Timnas Indonesia
“Kita berharap euforia ini tidak hanya sampai di sini namun berlanjut hingga ke pentas nasional nantinya,” kata dia.
Ia mengatakan PSKB sebagai wakil Sumbar harus mampu berbuat banyak di level nasional, bagi Gasliko tidak perlu bersedih karena ia akan berupaya agar dua tim dari Sumbar bisa lolos ke Nasional.
“Secara lisan kita sudah dapat informasi bahwa dua tim dari Sumbar yang akan lolos sementara kita masih menunggu yang tertulis saja,” pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Legenda Persija Jakarta dan Gubernur Sulut Bangkitkan Lagi Persma 1960
-
Statuta PSSI Baru: Liga 3 Rebutan Piala Gubernur, Liga 4 Piala Bupati atau Walikota
-
Kisah Tri Brata Rafflesia: Adik Bhayangkara FC Juara Liga 4 Meski dengan Dana Pas-pasan
-
Lengkap! 8 Tim Promosi ke Liga 3 Musim Depan, Ada Klub Milik Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah