Suara.com - Gelandang gaek Borneo FC, Sultan Samma mengaku tetap menjalani program latihan selama waktu libur untuk menjaga kondisi fisik menghadapi putaran kedua kompetisi BRI Liga 1.
"Yang pasti kami diminta menjaga kondisi. Selama ini kalau tak ada program latihan bersama, saya tetap latihan karena sepakbola adalah pekerjaan saya sebagai pemain profesional," kata Sultan seperti dimuat Antara.
Sebelum libur, Sultan mengungkapkan seluruh pemain Borneo FC sudah diberi instruksi menjaga stamina agar kondisi fisik tak turun saat berkumpul kembali.
Yang membedakan saat latihan mandiri dilakukan, intensitasnya tak seperti latihan bersama. Artinya pemain merasa tak dipaksa latihan sampai tenaga terkuras.
"Dari pelatih kami diberi program latihan yang harus kita lahap meskipun dalam intensitas yang berbeda. Pelatih minta agar kondisi kami sekembalinya dari libur tidak terlalu jatuh dan bisa kembali fokus," sambung Sultan.
Selama seri ketiga Liga 1 2021/2022 kemarin, Sultan sendiri kurang mendapatkan menit bermain.
Meski demikian, gelandang sentral berusia 35 tahun ini sama sekali tak mempersoalkannya karena pelatih mempunyai taktik dan strategi sendiri dalam setiap pertandingan untuk menentukan siapa yang bermain.
"Yang pasti kami harus selalu siap jika dipercaya turun bertanding. Itulah mengapa kami harus sadar untuk menjaga terus kondisi kami," kata Sultan.
Di sisi lain, Sultan menyambut baik waktu libur latihan yang diberikan selama sepekan karena pemain mempunyai kesempatan bertemu dengan keluarga meski tidak terlalu lama.
Baca Juga: Persib Tatap Putaran Kedua BRI Liga 1, Robert Alberts Siapkan 30 Pemain
Pemain asli kelahiran Kota Tepian itu mengaku waktu libur benar-benar harus dimaksimalkan bersama keluarga, mengingat selama lebih dari dua bulan semua pemain fokus kepada program latihan dan pertandingan.
"Libur delapan hari di paruh musim ini jelas sangat kami manfaatkan untuk bertemu keluarga. Sebab selama kompetisi yang berpusat di Jawa, kami tidak bisa seintens biasanya jumpa anak istri," tutur Sultan.
Berita Terkait
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
-
Kata Pelatih Borneo FC Soal Peluang Gusur Persib dari Puncak Klasemen Super League
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2