Suara.com - Jack Brown, pemain yang pernah menimba ilmu di Manchester United Soccer School bergabung dengan Persita Tangerang.
Jack resmi diangkut Persita di bursa transfer paruh musim Liga 1 2020. Datangnya pemain berdarah Inggris-Indonesia itu diharapkan bisa menjadi solusi lini serang Pendekar Cisadane.
Profil Jack Brown
Jack adalah pemain sepak bola keturunan Indonesia-Inggris yang lahir pada 2 November 2001. Ia merupakan anak dari pasangan Lance Brown yang berasal dari Inggris dan Indah dari Indonesia.
Nama Jack mulai melambung setelah jadi pemain terbaik pada ajang Manchester United Soccer School (MUSS) Dubai di 2006. Di ajang itu, Jack terpilih sebanyak dua kali sebagai best player of the year of Sony Tournament di Al Rasyid Elementary School, Nad Al Sheba 2010, dan Dubai English Speaking School Tournament 2011.
Sedari kecil, Jack memang sudah sangat menggemari sepak bola. Bahkan bersama kakaknya, George Brown, ia hampir setiap hari bermain di halaman rumah.
Setiap liburan musim panas, Jack dan George selalu mendaftar football summer camp, baik itu di Inggris maupun di Indonesia.
Bakat Jack sebagai pemain sepak bola semakin mencuat saat tampil luar bisa di Football Summer Camp 2012 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Manchester United Soccer School Singapore. Pada saat itu, Jack jadi pemain dengan nilai terbaik dari para peserta lainnya. Bahkan, ia juga mengalahkan kakaknya sendiri.
Enam pemenang di Senayan, Jakarta Pusat, kembali bertanding di Singapura. Tapi karena skor Jack sangat bagus, ia bisa langsung bertanding di MUSS Old Trafford pada Oktober 2012.
Baca Juga: Pelatih Thailand Tak Akan Bermain Bertahan Hadapi Timnas Indonesia di Final Leg Kedua
Setelah itu, ia melanjutkan sepak bola di Inggris dengan membela Brentwood School U-12 dan Independent Schools Football Association untuk kategori usia U-14 sampai U-16.
Jack Brown bahkan mendapat gelar penghargaan "The World Final Skill Test 2012 MU Soccer School" sebagai siswa terbaik di akademi MU tersebut.
Kendati terbilang muda, Jack bisa membuat para juri dan kontestan lain terkesan dengan kemampuannya mengolah bola saat mengikuti kejuaraan MUSS di Old Trafford, Manchester.
Di stadion milik skuat Iblis Merah itu, Jack berhasil jadi yang terbaik dengan menyisihkan 30 anak pemenang dari babak kualifikasi yang digelar di 25 negara.
Karier Sepak Bola Jack di Timnas Indonesia
Jack hampir saja memperkuat Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri pada 2017. Namun karena aklimatisasi cuaca, ia dan kakaknya harus rela mengubur dalam-dalam impiannya berseragam Timnas Indonesia.
Jack juga sempat kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 pada Februari 2020, tapi kendala yang sama membuat ia kembali gagal.
Baru pada pemanggilan ketiga, Jack mampu mencuri perhatian pelatih Timnas Shin Tae-yong. Gaya bermain Jack sebagai seorang playmaker membuat Shin Tae-yong tertarik sampai akhirnya memasukkannya ke dalam daftar yang dibawa ke Kroasia Agustus 2020.
Dengan segudang prestasinya, wajar kalau Jack Brown diprediksi punya masa depan cerah bersama Timnas Indonesia di semua level umur. Terlebih, Persita kini amat beruntung mengamankan jasanya.
[Penulis: Kusuma Alan]
Berita Terkait
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026