Suara.com - Debut pelatih baru Borneo FC, Fakhri Husaini tampaknya bakal dilalui dengan tidak mudah, saat tim Pesut Etam berhadapan dengan Bali United pada laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Ngurah Rai, Bali, Sabtu (29/1/2022) nanti. Pasalnya, Borneo FC bakal kehilangan empat pemain pilar.
Keempat pemain tersebut yang akan absen itu adalah Javlon Guseynov, Kei Hirose, Terens Puhiri dan Rifad Marassabessy.
Kans menggunakan tenaga Terens Puhiri sendiri gagal lantaran pemain lincah tersebut harus bergabung dengan Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday.
Sementara itu, kepastian absennya Rifad Marassabessy baru diterima Borneo FC belum lama ini. Rifad dijatuhi sanksi setelah tertangkap kamera menendang bola ke bagian tubuh Ardi Idrus saat Borneo FC bertemu Persib Bandung pekan lalu.
"Sanksi kepada Rifad sangat mengejutkan kami, karena diberikan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," ujar manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri seperti dilansir TIMES Indonesia --jaringan Suara.com.
Pemain lainnya, Javlon Guseynov masih menjalani hukuman lantaran aksinya melempar ban kapten ke arah wasit saat laga Liga 1 2021/2022 kontra Madura United, 14 Desember 2021 lalu.
Sedangkan Kei Hirose terkena akumulasi kartu merah yang membuatnya harus absen di dua laga karena pelanggaran pada kiper Persik Kediri, Adi Satryo.
Absennya empat penggawa utama Borneo FC itu bisa jadi akan menjadi tugas berat Fakhri Husaini yang baru saja mendapatkan amanah untuk menggantikan Risto Vidacovic yang memilih mundur dari Borneo FC sebagai pelatih kepala.
Terkait penunjukan pelatih baru ini, Presiden Borneo FC, Nabil Husein pun menargetkan hasil terbaik di sisa musim BRI Liga 1.
Baca Juga: Belum Pernah Menang Lawan Madura United Sejak Kembali Promosi ke Kasta Tertinggi, PSIS Penasaran
""Target tentu ingin yang terbaik, Borneo FC akan berusaha setiap musimnya dalam bermain di papan atas dan tentunya itu butuh kerja sama yang baik dari semua elemen baik pelatih, pemain, maupun manajemen," ucap Nabil.
Berita Terkait
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Borneo FC Cuci Gudang Lepas 15 Pemain, Kapan Mariano Peralta Diperkenalkan Persija?
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan