Suara.com - Salah satu tim favorit juara, Timnas Senegal di ambang masuk babak penentuan gelar Piala Afrika untuk kedua kali berturut-turut, ketika mereka dijajal Timnas Burkina Faso dalam pertandingan semifinal Piala Afrika 2021 di Stade Ahmadou Ahidjo, Yaounde, Kamerun, Kamis (3/2/2022) dini hari nanti pukul 02.00 WIB.
Sadio Mane dan rekan-rekan dari Senegal hanya mencetak satu gol dalam babak penyisihan grup, tetapi kemudian lolos dan mencetak lima gol dalam fase gugur tatkala mengalahkan Cape Verde 2-0 pada babak 16 besar, dan menundukkan Guinea Ekuatorial 3-1 di perempatfinal.
Baik Senegal maupun Burkina Faso sendiri belum pernah mengangkat trofi kontinental ini. Pencapaian tertinggi mereka adalah runner-up saja. Senegal runner-up 2002 dan 2019, sementara Burkina Faso runner-up pada 2013 lalu.
Jadi, ini merupakan pertemuan dua tim yang berusaha keras menembus status elite sepakbola Afrika.
Mereka pantas sampai pada babak empat besar ini karena level bertanding mereka yang tinggi, dan terlebih memiliki pemain-pemain bintang yang teruji dalam kompetisi-kompetisi top di Eropa.
Senegal
Ada sakit hati yang lama terpendam pada diri Timnas Senegal karena berulang kali nyaris membuat sesuatu yang monumental, baik dalam Piala Afrika maupun di Piala Dunia.
Di antara yang bisa disebut adalah saat mereka pernah menjadi tim Afrika pertama yang hampir mencapai semifinal Piala Dunia 2002, lalu nyaris menjuarai Piala Afrika 2002 dan 2019, dan kemudian tampil di fase grup Piala Dunia 2018.
Senegal gagal dalam semua momen itu, di antaranya karena tak bisa mencetak gol. Ini penyakit yang mereka ulangi pada fase grup Piala Afrika 2021.
Baca Juga: Kisah Timnas Burkina Faso, Tembus Semifinal Piala Afrika di Tengah Kudeta Militer Dalam Negeri
Tim asuhan pelatih Aliou Cisse ini adalah satu-satunya dari sembilan elite sepakbola Afrika yang tak pernah mengangkat trofi Piala Afrika.
Senegal sendiri sejatinya merupakan tim dengan peringkat FIFA paling tinggi di Afrika saat ini, lebih tinggi dibandingkan dengan sang calon lawan, Burkina Faso.
Bahkan mereka lebih tinggi dibandingkan Mesir dan tuan rumah Piala Afrika 2021, Kamerun sekalipun. Senegal berperingkat 20, Mesir peringkat 45, Kamerun pada urutan 50, sedangkan Burkina Faso 60.
Kini Senegal harus mengkapitalisasi peringkat tinggi yang memang dibarengi dengan kedalaman skuad yang diisi para bintang, seperti Sadio Mane, Edouard Mendy, Kalidou Koulibaly, Abdou Diallo, Idrissa Gueye dan banyak lagi. Mereka harus memupus sakit hati dan kekecewaan yang sudah terlalu lama mereka pendam.
Masalahnya seperti terjadi pada masa-masa lampau, Senegal dihinggapi penyakit tak terlalu subur mencetak gol.
Namun demikian, untungnya mereka juga sulit sekali dibobol lawan. Tak heran karena Senegal memiliki palang pintu yang bermain untuk tim-tim top Eropa macam Chelsea, Bayern Munich, Napoli dan Paris Saint Germain.
Berita Terkait
-
AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara
-
Profil Timnas Senegal: Singa Teranga dari Tradisi Menuju Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
CAS Konfirmasi Banding Senegal atas Pencabutan Gelar Piala Afrika 2025
-
Kontroversi Besar Piala Afrika 2025: Aturan Ini yang Dilanggar Senegal hingga Gelar Juara Dicabut
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral