Suara.com - Manajer anyar Everton Frank Lampard mengaku siap untuk memanfaatkan bakat-bakat yang ada pada anak asuhnya untuk membawa klub bangkit dan melaju ke arah yang benar di sisa musim ini.
Dikutip Antara dari Sky Sports, Jumat (4/2/2022), Frank Lampard mengatakan dirinya datang ke Everton karena percaya ia bisa memaksimalkan bakat yang ada dan akan bekerja dengan cepat serta diharapkan pemain bisa merespon dengan cepat pula.
"Jika saya tidak percaya kepada itu (banyak bakat) dan tidak berpikir saya adalah orang yang datang untuk memanfaatkan itu, lalu kenapa saya berada di sini," ujar Lampard.
"Saya hanya ingin datang dan memastikan semua bekerja dengan cepat dan pemain merespon itu dengan cepat. Saya percaya jika kita bisa melakukan itu, kita bisa melaju ke arah yang benar," sambungnya.
Pelatih asal Inggris itu mengatakan, dirinya sudah melihat sekumpulan pemain berbakat di dalam tubuh tim Everton dan mereka mungkin kehilangan kepercayaan diri karena rentetan kekalahan.
Selanjutnya Lampard menjelaskan prioritasnya saat ini adalah membuat mental dari pemainnya bangkit dan sangat percaya dengan kemampuan anak asuhnya serta siap bekerja sama dengan mereka.
"Saya telah melihat grup berbakat, mungkin itu telah memukul kepercayaan diri mereka, yang bisa dilakukan dengan kekalahan. Saya sudah sering berada di sana.
"Jadi saya memiliki gagasan yang jelas tentang apa prioritas saya untuk mencoba dan mendapatkan peningkatan yang kita butuhkan segera. Saya sangat percaya pada grup ini dan saya akan bekerja dengan mereka," jelas Lampard.
Pada Senin (31/1), Everton resmi menunjuk Frank Lampard sebagai pelatih anyar dengan durasi kontrak selama dua setengah tahun atau hingga Juni 2024 dan mantan pemain Chelsea itu akan menjalani debutnya sebagai pelatih The Toffees pada babak ke-4 Piala FA melawan Brentford Sabtu besok.
Baca Juga: Ashley Cole Susul Frank Lampard ke Everton
Selain ajang Piala FA, Lampard akan dihadapkan dengan tugas berat untuk membawa Everton bertahan di Liga Primer Inggris setelah saat ini klub asal Merseyside tersebut berada di peringkat 16 dan hanya terpaut empat poin dari zona degradasi.
Berita Terkait
-
Frank Lampard Disambut Meriah, Fans Coventry Desak Perpanjang Kontrak Usai Promosi
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Man City Ditahan Everton, Pep Guardiola Akui Nasib Gelar Juara Tak Lagi di Tangan Sendiri
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir