Suara.com - Pelatih Persela Lamongan Ragil Sudirman menegaskan timnya siap untuk tampil habis-habisan melawan PSS Sleman pada pekan ke-33 BRI Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (24/3/2022).
"Kita di Persela...untuk pertandingan besok kita tetap main fight, butuh kemenangan," ujar Ragil pada sesi konferensi pers virtual sebelum pertandingan yang diikuti di Jakarta, Rabu (23/3/2022).
Soal kekuatan PSS, Ragil menilai tim asuhan I Putu Gede tersebut memiliki banyak pemain bagus termasuk beberapa legiun asing mereka dan ia meminta anak asuhnya untuk tampil disiplin.
"Kekuatan tim dari Sleman saya lihat memiliki banyak pemain bagus, pemain asingnya juga bagus, untuk pemain Persela sendiri, anak-anak kita sarankan disiplin, karena di lini depan lawan cepat-cepat," jelas Ragil seperti dimuat Antara.
Soal degradasinya Persela dari Liga 1, Ragil mengaku sedih namun ia ingin kesedihan ini tidak berlarut-larut dan diharapkan anak asuhannya bisa bangkit pada dua laga tersisa.
Dia kembali menegaskan, pada pertandingan melawan PSS, Persela akan berusaha berjuang karena mereka ingin mengamankan tiga poin agar kembali ke Lamongan dengan membawa kemenangan.
"Secara pribadi memang sedih, tapi kesedihan ini jangan sampai berlarut-larut, jadi kita tetap bangkit, di dua pertandingan ini paling tidak kita harus memenangkan pertandingan," ungkap Ragil.
"Kita tetap main fight, karena masalahnya sendiri kita membutuhkan kemenangan, jadi mau tidak mau kita harus main fight, apapun hasil akhir nanti," sambungnya.
Persela Lamongan dipastikan terdegradasi dari Liga 1 musim ini setelah pesaing mereka di papan bawah klasemen, Barito Putera mampu mengamankan tiga poin dengan mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-0 pada pekan ke-32 lalu.
Baca Juga: Masih Ada Dua Laga Sisa, Pelatih Borneo FC Ingatkan Pemain Jangan Pikirkan Kampung Halaman
Hal ini turut mengakhiri perjalanan Persela di kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama 18 tahun terakhir setelah sebelumnya promosi pada gelaran Liga Indonesia musim 2003 silam.
Berita Terkait
-
Patrick Cruz: Detail-detail Kecil Akan Menentukan Hasil vs PSS Sleman
-
Jaga Asa Promosi, Kendal Tornado FC Tekad Ulangi Memori Manis Lawan PSS Sleman
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda
-
Persib Hadapi 9 Laga 'Final', Bojan Hodak Siapkan Strategi Demi Hattrick Juara
-
Kombinasi 7 Negara, Bukti Keseriusan Tim Kepelatihan John Herdman
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan