Suara.com - Pelatih Portugal, Fernando Santos, buka suara mengenai pertemuan timnya melawan Makedonia Utara di final playoff Piala Dunia 2022.
Makedonia Utara membuat kejutan setelah mengalahkan Italia di semifinal playoff Piala Dunia 2022, Jumat (25/3/2022). Mereka menang tipis 1-0 berkat gol Aleksandar Trajkovski.
Kemenangan ini membuat Makedonia Utara akan melaju ke babak final. Mereka bakal bertemu lawan berat lainnya, Portugal demi lolos ke putaran final Piala Dunia 2022.
Portugal sendiri berhasil menang 3-1 dari Turki. Tiga gol Selecao dicetak Otavio, Diogo Jota, dan Matheus Nunes yang hanya mampu dibalas oleh Burak Yilmaz.
Pertandingan antara Portugal melawan Makedonia Utara tersebut bakal berlangsung Rabu (30/3/2022). Fernando Santos pun tak mau menganggap remeh lawannya.
"Kita perlu menunjukkan rasa hormat yang sama kepada Makedonia utara seperti yang kita lakukan pada Italia," ucap Santos dikutip dari Daily Mail pada Jumat (25/3/2022).
"Sudah saya katakan sebelum kami bisa memainkannya. Pertandingan-pertandingan itu bukan lelucon, ini seperti final dan apapun bisa terjadi," imbuhnya.
Pelatih Portugal itu meminta anak asuhnya harus fokus dan berkonsentrasi. Sebab, mereka bakal berjumpa tim yang mengalahkan Italia yang notabene adalah juara Eropa.
"Anda harus menghadapinya dengan fokus dan konsentrasi yang layak. Sebuah tim yang pergi ke Italia dan mengalahkan juara Eropa tidak perlu diperkenalkan," tambahnya.
Baca Juga: Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022, Verratti: Ini Mimpi Buruk
Nantinya pemenang di laga antara Portugal melawan Makedonia Utara ini bakal melaju ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Berita Terkait
-
Selamat Ulang Tahun ke-41 Cristiano Ronaldo, Kapan Mau Pensiun?
-
Heboh Patung Cristiano Ronaldo Dibakar, Pelaku: Ini Peringatan Terakhir dari Tuhan!
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Fantastis! Cetak Gol ke-40 di Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Makin Dekat ke 1000 Gol
-
Ketika Ronaldo Sebut Nama Allah SWT untuk Target 1.000 Gol
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan