Suara.com - Persib Bandung sukses amankan duo pemain timnas Indonesia, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya jelang Liga 1 2022 namun siapa sangka dana yang digelontorkan ternyata selangit.
Persib Bandung disebut harus merogoh kocek lebih dalam saat memutuskan merekrut Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya dari Persebaya Surabaya.
Menilik laman Transfermarkt, harga pasar duo pemain timnas Indonesia di Piala AFF 2020 itu menyentuh angka fantastis, Persib Bandung setidaknya harus mengeluarkan Rp4 miliar.
Nominal tersebut hanya untuk merekrut Ricky Kambuaya saja, nilai tersebut melonjak drastis dari saat Persebaya Surabaya menggaet sang pemain dari PSS Sleman.
Kala itu pemain kelahiran Sorong, Papua itu baru bernilai Rp1,3 miliar saat memutuskan hengkang ke klub berjuluk Bajol Ijo itu.
Performa impresif Ricky di timnas Indonesia menjadi salah satu faktor kenaikan harga pasar sang pemain, meski begitu nilai pasar Rachmat Irianto lebih besar lagi.
Anak dari Bejo Sugiantoro itu dibanderol hingga Rp5,2 miliar, nilai yang tidak sedikit bagi pemain yang masih berusia 22 tahun.
Padahal pada 2016 lalu, Rachmat Irianto memiliki nilai pasar yang jauh berlipat-lipat dari nilai tersebut saat didatangkan Persebaya, hanya Rp434 juta.
Kenaikan nilai pasar sangat pesat diperlihatkan seiring penampilan Rachmat Irianto yang semakin membaik dan konsisten, tak hanya bersama Persebaya tetapi juga timnas Indonesia.
Baca Juga: Ricky Kambuaya Terima Hadiah Mobil dari Gubernur Papua Barat
Jika ditotal, maka Persib harus merogoh gocek nyaris Rp10 miliar untuk mendatangkan dua pemain muda dari Persebaya Surabaya itu.
Meski begitu, Rachmat dan Ricky bisa jadi merupakan pemain yang memiliki dampak besar pada perubahan permainan Persib musim depan.
Dan bahkan, bukan tak mungkin melalui keduanya Maung Bandung kembali sukses meraih gelar juara kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia musim depan.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli