Suara.com - Kamis (14/4/2022) dini hari WIB, laga hidup mati antara Atletico Madrid vs Manchester City di ajang Liga Champions akan tersaji di Estadio Wanda Metropolitano.
Atletico Madrid dan Manchester City akan saling bunuh di leg kedua babak perempat final demi satu tiket semifinal Liga Champions musim ini.
Sebagaimana diketahui, di leg pertama yang digelar pekan lalu, 6 April 2022, Manchester City berhasil mengalahkan Atletico di Etihad Stadium dengan skor tipis 1-0.
Akan tetapi, kemenangan satu gol tanpa balas pastinya disadari oleh manajer Manchester City Josep Guardiola belum menjamin timnya bakal tampil di babak empat besar Liga Champions musim ini.
Kemenangan 1-0 memang membuka peluang The Citizens. Akan tetapi Atletico Madrid juga masih punya peluang yang cukup besar.
Untuk melaju ke semifinal, City hanya membutuhkan hasil imbang. Sementara untuk Atletico, tim besutan Diego Simeone membutuhkan kemenangan minimal 2-0 di leg kedua untuk membalikkan keadaan.
Di leg pertama, Manchester City mendominasi penguasaan bola sebesar 71 persen. 17 tendangan dilepaskan ke gawang, dengan dua di antaranya tepat sasaran.
Berbanding terbalik dengan City, di leg pertama Atletico hanya mampu bertahan. Tidak satu pun ancaman ditebar ke gawang City, apalagi tendangan ke gawang.
Namun, bukan berarti City bisa mengulang kembali dominasinya di leg kedua ini. Karena Diego Simeone bukanlah pelatih yang bisa diremehkan.
Baca Juga: Legenda Real Madrid Bicara Piala Dunia U-20, Yakin Indonesia Sukses Jadi Tuan Rumah
Simeone dikenal tak kalah cerdik dan cerdas dari Guardiola. Sebelum pertemuan di leg pertama babak perempat final Liga Champions musim ini, Guardiola sudah pernah menjajal strategi Simeone sebanyak tiga kali.
Yaitu di musim terakhirnya sebagai Barcelona (2011/12) dan di laga semifinal Liga Champions 2015/16 saat melatih Bayern Munich.
Guardiola pastinya juga tidak melupakan kenyataan pahit di laga tersebut, di mana Bayern Munich disingkirkan Atletico lewat produktivitas gol tandang dengan agregat 2-2, dengan rincian Atletico menang 1-0 di laga kandang (leg 1) dan kalah 2-1 di markas Bayern Munich di leg kedua.
Simeone memang punya catatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menghadapi strategi Guardiola. Akan tetapi yang menjadi sorotan saat ini adalah performa Los Colchoneros yang belum membaik.
Di laga terakhirnya di La Liga pekan kemarin, Atletico takluk 0-1 di markas Real Mallorca. Sementara City belum terkalahkan di lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi.
Akankah Simeone mampu mengulang keajaiban seperti di semifinal Liga Champions musim 2015/16 dengan mengatasi strategi Guardiola di Metropolitano? Kita tunggu saja.
Berita Terkait
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Kabar Buruk di Balik Fakta Gelandang Man City Mau Kenakan Jersey Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Enzo Maresca Buka Suara soal Rumor Jadi Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
-
Diego Simeone Bangga Atletico Madrid Dua Kali Singkirkan Barcelona
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!