Suara.com - Feyenoord berhasil mengalahkan Olympiue Marseille dengan skor 3-2 pada leg pertama semifinal UEFA Conference League di Stadion De Kuip, Rotterdam, Jumat (29/4/2022) dini hari WIB.
Pada pertandingan ini, kemenangan Feyenoord tercipta berkat gol Cyriel Dessers (2) dan Luis Sinisterra, sedangkan Marseille membalas melalui Bamba Dieng dan Gerson, demikian catatan Liga Conference seperti dimuat Antara.
Hasil ini membuat Feyenoord hanya membutuhkan hasil imbang ketika memainkan leg kedua pekan depan, sedangkan Marseille harus menang dengan selisih dua gol untuk memastikan diri lolos ke final Liga Conference.
Pada babak pertama, Feyenoord mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu unggul pada menit ke-13 ketika Cyriel Dessers mencetak gol seusai menerima umpan dari Luis Sinisterra dan mengubah skor menjadi 1-0.
Feyenoord mampu menambah keunggulan pada menit ke-20 kali ini melalui tendangan keras Sinisterra setelah menerima umpan dari Reiss Nelson dan mengubah skor menjadi 2-0.
Marseille mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-28 ketika penyerang Bamba Dieng merangsek ke lini pertahanan Feyenoord dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau oleh kiper Ofir Marcianos sehingga skor menjadi 1-2.
Gol penyeimbang dari Marseille lahir pada menit ke-40 setelah gelandang asal Brazil Gerson membobol gawang dari Feyenoord setelah menerima bola muntah hasil umpan Matteo Guendouzi dan membuat skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Feyenoord mampu unggul ketika paruh kedua baru berjalan 10 detik melalui gol yang dicetak Dessers setelah memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Marseille dan mengubah skor menjadi 3-2.
Setelah gol tersebut tercipta, kedua tim tidak menurunkan serangan dan saling menebar ancaman ke area pertahanan lawannya masing-masing, namun tidak ada yang membuahkan hasil sehingga skor 3-2 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca Juga: Ricarco Pereira Tegaskan Leicester City Siap Hadapi AS Roma
Berita Terkait
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Pemain Feyenoord Keturunan Manado Siap Jadi WNI
-
Anomali Raksasa Eropa, 3 Raja Tersingkir Memalukan dari Persaingan Babak 16 Besar Liga Champions
-
Maarten Paes Ternyata Juga Dibidik Feyenoord
-
Alur Kepindahan dan Jadwal Tes Medis Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Hampir Gabung ke Feyenoord
-
Maarten Paes Tolak Feyenoord Pilih Ajax, Peran Jordi Cruyff dan Denny Landzaat Jadi Kunci
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Siapa Leo Wallin Wennerholm? Bek Tengah Keturunan Indonesia yang Rajin Cetak Gol dan Assist
-
Siapa Cino Cloos? Kiper Keturunan Cirebon di Ajax Amsterdam, 'Senior' Maarten Paes
-
Cerita Adik Pemain Persib Dion Markx, Xavier Markx Jadi Kapten di Tim Vitesse Arnhem
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China