Di Odense BK, Khemdee tampil sangat apik di level junior, yang membuatnya terus naik kelas ke tim U-19 dan berhasil menembus tim utama.
Debutnya bersama tim kasta teratas Liga Denmark itu didapatkan pada 10 Maret 2021, di mana ia tampil sebagai starter saat Odense BK melawan klub papan atas lainnya, FC Midtjylland di leg kedua perempat final Piala Denmark.
Pemain berpostur 190 cm ini pun kemudian meneken kontrak profesional pertama dalam kariernya bersama Odense BK.
Khemdee meneken kontrak berdurasi dua tahun dengan Odense BK yang membuatnya akan mengabdi di klub tersebut hingga 2023 mendatang.
Kontrak profesional dari klub sekelas Odense BK itu lantas membuatnya mendapat panggilan membela Thailand U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23.
Berselang beberapa bulan kemudian, Khemdee mendapat durian runtuh karena Alexandre ‘Mano’ Polking memasukkannya ke tim senior Thailand untuk Piala AFF 2020 lalu.
Namun, Khemdee harus menahan diri untuk bisa debut bersama tim senior di ajang Piala AFF 2020 lalu, akibat dirinya keracunan makanan.
Hal tersebut kemudian membuatnya dipulangkan dari gelaran Piala AFF 2020 dan membuatnya absen membantu Thailand yang keluar sebagai juara.
Kini, Khemdee pun berkesempatan membawa Thailand menjadi juara SEA Games 2021, di mana dirinya menjadi andalan Mano Polking di barisan pertahanan.
Kehadiran Khemdee ini akan menjadi mimpi buruk bagi para penyerang Timnas Indonesia U-23 yang akan berhadapan dengan Thailand di semifinal SEA Games 2021.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Tag
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey