Suara.com - Nottingham Forest mengakhiri penantian 23 tahun untuk bisa kembali berlaga di Liga Premier Inggris setelah mengalahkan Huddersfield dengan skor 1-0 pada final play-off Divisi Championship di Stadion Wembley, London, Minggu malam waktu setempat.
Dikutip dari Sky Sports, Senin, Nottingham Forest tercatat terakhir kali bermain di Liga Premier Inggris adalah pada musim 1998/99 sebelum akhirnya mereka terdegradasi ke Divisi Championship.
Saat menghadapi Huddersfield, kemenangan Forest lahir berkat gol bunuh diri dari Levi Colwill pada menit 43 yang berawal dari tendangan gelandang James Gardner.
Skuad asuhan Steve Cooper ini melengkapi tiga tim yang promosi ke Liga Premier Inggris, menyusul Fulham dan Bournemouth yang telah memastikan diri setelah menduduki peringkat satu serta dua divisi Championship.
Pada pertandingan ini, Forest sedikit unggul dalam menguasai jalannya dibanding Huddersfield dengan mencatatkan 52 persen dan melepaskan dua tendangan tepat sasaran ke gawang Huddersfield.
Huddersfield berjuang untuk menciptakan peluang dan memasukkan Jordan Rhodes dan Duane Holmes ketika pertandingan tersisa 15 menit lagi untuk mencoba dan menemukan jalan kembali ke permainan.
Meski begitu, hingga pertandingan usai, Forest mampu mengamankan kemenangan mereka dan membuat Huddersfield harus kembali berlaga di Divisi Championship setelah terakhir kali tampil di Liga Premier Inggris pada musim 2018/19, demikian Antara.
Berita Terkait
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Pep Guardiola Spill Kondisi Terkini Erling Haaland Jelang Lawan Nottingham Forest
-
Statistik Buruk Liverpool usai Dibungkam Wolves: Raja Kalah di Injury Time
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG