Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengatakan bahwa dirinya akan mengubah gaya permainan skuad "Macan Kemayoran" agar dapat bersaing di papan atas Liga 1 2022-2023.
"Kami akan mengubah cara bermain tim, termasuk mentalitas pemain," ujar Doll di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu seperti dimuat Antara.
Menurut juru taktik asal Jerman itu, dirinya ingin pemain Persija tampil aktif dan membangun serangan menggunakan umpan-umpan pendek.
Operan jauh (long ball), kata Doll, tidak akan dipakai sesering musim lalu, di mana Persija menduduki peringkat kedelapan klasemen akhir Liga 1 Indonesia 2021-2022.
"Saya mengecek permainan tim musim lalu, kami sering sekali menggunakan 'long ball'," tutur eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Bagi Doll, penting bagi Persija untuk terus menguasai bola dengan umpan-umpan mendatar, lalu bergerak untuk menciptakan peluang di depan gawang lawan.
Ketika sudah tiba di pertahanan lawan, Doll berharap pemain dari lini kedua bisa mengirimkan umpan terobosan termasuk dengan cungkil (chipped pass) yang bisa dikejar oleh penyerang bertipe pelari cepat.
Jika kondisi memungkinkan, pria berumur 56 tahun itu akan menginstruksikan skuadnya untuk konsisten menekan lawan.
"Kalau pemain dalam kondisi bagus, kami bisa melakukan tekanan (pressing) mulai dari depan, tengah dan tentu belakang. Akan tetapi, untuk saat ini kami belum bisa menerapkan hal-hal itu karena pemain masih menjalani latihan yang sangat berat," kata Doll.
Baca Juga: Persija vs Sabah FC : Thomas Doll Terkejut dengan Performa Macan Kemayoran
Untuk saat ini, karena Persija masih dalam tahap awal persiapan pramusim, Doll mengaku masih meraba kekuatan pemain yang dimilikinya.
Yang pasti, dia mau Riko Simanjuntak dan kawan-kawan terbiasa dengan berbagai jenis taktik, strategi dan juga formasi sebelum menentukan apa yang terbaik untuk tim juara Liga 1 Indonesia 2018 itu.
"Semuanya butuh waktu. Tim ini belum siap tetapi kami akan kedatangan banyak pemain baru," ujar Doll.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia