Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan bahwa selalu ada peluang bagi timnas Indonesia untuk menang atas Kuwait pada laga Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (8/6/2022) malam WIB.
"Semoga timnas menang. Meski berat, tapi itu bukan hal yang tidak mungkin," ujar Iriawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa seperti dimuat Antara.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu pun meminta skuad "Garuda" untuk bekerja keras dan tampil pantang menyerah sepanjang laga kontra Kuwait.
Andai kalah, Iriawan berharap Indonesia dapat pulang dengan kepala tegak karena sudah memberikan perlawanan yang sengit kepada lawan.
"Berikanlah yang terbaik di sana, dengan permainan yang enak ditonton. Kalau kalah, jangan sampai takluk tanpa perlawanan. Kita harus betul-betul menyerang," tutur purnawirawan polisi berpangkat akhir Komisaris Jenderal itu.
Menurut Iriawan, sejatinya performa timnas Indonesia sudah menunjukkan perkembangan positif. Hal itu ditunjukkan dengan penampilan kontra Bangladesh dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6).
Pertandingan itu berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
"Kemarin lawan Bangladesh cukup luar biasa. Meskipun 'Dewi Fortuna' belum di pihak kita, beberapa kali timnas memberikan ancaman," kata Iriawan.
Timnas Kuwait merupakan salah satu skuad sepak bola tangguh di kawasan Asia. Saat ini, mereka berada di posisi ke-146 FIFA, sementara Indonesia ada di peringkat ke-159.
Baca Juga: 5 Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia 2023
Kuwait merupakan tim dengan status juara Piala Asia pada tahun 1980, peringkat kedua pada tahun 1976, ketiga pada tahun 1984 dan semifinalis pada tahun 1996.
Berdasarkan laman 11v11, Indonesia sudah enam kali berjumpa Kuwait sejak tahun 1980. Hasilnya, Indonesia cuma menang sekali yaitu pada tahun 1980, kalah dua kali dan tiga laga lain berakhir imbang.
Timnas Indonesia akan melawan Kuwait pada laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (8/6), mulai pukul 23.15 WIB di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait.
Tag
Berita Terkait
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Kata-kata Perdana Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija
-
Media Vietnam Soroti Banyak Pemain Naturalisasi Gabung Super League Demi Juara Piala AFF 2026
-
Kata-kata Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
Terkini
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Alasan Persija Rekrut Mauro Zijlstra Demi Masa Depan
-
Kekasih Mauro Zijlstra Restui Kepindahan ke Persija Jakarta?
-
Kata-kata Perdana Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija
-
6 Hal yang Perlu Diketahui dari Kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta