Suara.com - Haris Seferovic membawa Swiss sukses menggulung Portugal pada matchday keempat Grup 2 UEFA Nations League 2022-2023, Senin (13/6/2022).
Pertandingan Swiss melawan Portugal difelar di Stade de Geneve, sekaligus menjadi tempat tuan rumah boleh jemawa di depan Bernardo Silva dkk.
Haris Seferovic jadi mimpi buruk Portugal lewat gol cepat pada detik ke-57, sekaligus menjadi gol semata wayang di laga tersebut.
Berawal dari umpan lambung Silvan Widmet, tandukan striker keturunan Bosnia & Herzegovina itu berhasil merobek jala gawang Rui Patricio.
Gol yang tercipta di detik ke-57 itu menjadi yang tercepat di ajang UEFA Nations League semenjak turnamen digelar.
Penampilan Haris Seferovic tak berhenti sampai di situ, pada babak kedua striker Benfica ini kembali menebar ancaman di depan gawang Portugal.
Bahkan ia nyaris menambah keunggulan Swiss dan mencetak gol keduanya pada menit ke-62, meskipun bola hasil sepakannya masih melebar.
Catatan gol tersebut sangat penting bagi karier profesional Seferovic bersama timnas Swiss yang sudah mencatatkan 86 penampilan dengan total 25 gol.
Gol semata wayang itu juga membuat Swiss memetik kemenangan pertama di tahun 2022, setelah menelan kekalahan dari Inggris di laga uji coba, kemudian Republiks Ceska dan Spanyol.
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam: Spanyol Tekuk Ceko, Swiss Libas Portugal
Hasol imbang juga didapat Swiss kala bersua Kosovo dalam laga uji coba, meski memetik kemenangan Swiss masih menjadi penghuni dasar klasemen Grup 2 UEFA Nations League.
Berada jauh dari Spanyol yang berada di puncak klasemen dengan raihan 8 poin, Portugal di peringkat kedua dnegan 7 poin dan Republik Ceska di tempat ketiga dengan 4 poin.
Swiss masih akan bermain melawan Spanyol dalam lanjutan UEFA Nations League, pada 24 September 2022.
Waktu yang cukup untuk berbenah dan kembali memetik kemenangan guna menjaga asa berada di papan atas klasemen Grup 2 UEFA Nations League.
Penulis: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Profil Timnas Portugal: Transformasi Selecao das Quinas, Kekuatan Menakutkan di Piala Dunia 2026
-
Villas-Boas Bawa Porto Juara Liga Portugal, Kalahkan Tim Asuhan Jose Mourinho
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit