Suara.com - Pesepak bola asal Belanda, Anco Jansen sempat menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia usai akan melaporkan PSM Makassar karena diduga tak membayarkan gajinya.
FIFA menjadi target Anco Jansen mengeluarkan kelu kesahnya terhadap PSM Makassar setelah mengaku gajinya urung dibayarkan oleh kontestan Liga 1 2022 itu.
Anco Jansesn didatangkan PSM Makassar pada 1 Juli 2021, ia mengaku sudah cukup lama menyimpan rahasia ini dari publik meskipun pada akhirnya diungkap.
Melalui sebuah tulisan yang diunggah pada akun Instagram pribadi, Anco merasa selalu terlambat dalam menerima hak dari kewajiban yang harus dipenuhi PSM Makassar.
"Kepada seluruh penggemar PSM Makassar dan suporter Indonesia. Dengan berat hati harus saya sampaikan melalui tulisan ini," tulis Anco Jansen.
"Saya pikir ini waktunya bagi kalian tahu kebenarannya sesungguhnya dari PSM Makassar. Sejak saya tiba, setiap kali waktu pemberian gaji kepada pemain selalu terlambat.
"Inilah yang menjadi poin saya atas keterlambatan pembayaran gaji pemain mereka, saya akan melaporkan kasus ini kepada FIFA.
"Saya sebenarnya sudah bersedia menyimpan masalah ini dari waktu ke waktu hingga menunggu pembayaran diberikan, namun kali ini saya sudah tidak bisa menerima itu." imbuhnya.
Lantas siapa sosok Anco Jansen ini, pemain yang berani melaporkan PSM Makassar ke FIFA setelah menilai haknya selalu dibayarkan terlambat oleh manajemen klub.
Baca Juga: PSM Makassar Pilih Stadion BJ Habibie Sebagai Kandang, LIB Segera Cek Kelayakan
Pemain asal Belanda, kelahiran 9 Maret 1989 dan berposisi sebagai winger kiri memulai kariernya di sepak bola bersama PEC Zwolle, klub kota asalnya pada 2005 hingga 2008.
Setelahnya bermain untuk SC Cambur (2008-2009) dan berlanjut ke Sportclub Veendam (2009-2012) dan salah satu puncak terbaik kariernya terjadi di tahun 2012.
Saat itu Anco bermain untuk De Graafschap medio 2012-2014 dan bermain di kompetisi kasta teratas Liga Belanda, Eredivisie pada musim 2011-2012.
Bermain sebanyak 11 laga, Anco sukses melesakkan satu gol dan bermain sebanyak dua laga di musim 2013-2014 kemudian berlanjut pada musim 2015-2016 dengan tiga kali bermain.
Karier sepak bola Anco tak hanya berkutat di Liga Belanda, di musim 2015-2016 ia pernah bermain untuk klub asal Turki, Boluspor bermain 59 kali dengan catatan 11 gol dan assist.
Sebelum akhirnya ia kembali ke Belanda memperkuat FC Emmen pada musim 2017-2021, ia kembali unjuk gigi di Eredivisie dan menorehkan 5 gol, 8 assist dari 29 penampilan di 2018-2019.
Berita Terkait
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Hasil Super League: Borneo FC Comeback di Waktu Kritis Hancurkan PSM Makassar
-
Persib Menang Tipis, Bojan Hodak: Permainan Kami di Babak Kedua Jelek
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?