Suara.com - Terdapat kisah unik dari jalinan pertemanan dua penyerang Timnas Brasil, Neymar dan Gabriel Jesus yang banyak orang tidak tahu jika keduanya memiliki tato dengan gambar yang sama persis.
Dua talenta Brasil yang sukses menggebrak Eropa dengan kualitas sepakbola mereka, Neymar dan Gabriel Jesus mengakui asal mereka dari mana lewat tinta yang sama.
Neymar menjadi yang pertama, sebelum diselesaikan oleh Gabriel Jesus yang ternyata terinspirasi dari mantan bintang Barcelona itu melalui sebuah tato.
Tato identik dipamerkan keduanya saat berdampingan jelang digelarnya Olimpiade 2016 di Rio, di mana Brasil menuai kesuksesan di kandang sendiri usai mengalahkan Jerman dalam adu penalti.
Dua tato identik ini dimiliki Neymar dan Gabriel Jesus, bintang Paris Saint-Germain (PSG) menaruhnya di betis kiri sementara striker anyar Arsenal meletakkan di lengan bawahnya.
Menggambarkan seorang anak laki-laki di favela, mengenakan trofi Brasil dan sedang menatap perumahan sembari membawa mimpi besar.
Neymar dan Gabriel Jesus punya tato dengan gambar yang sama. (Instagram/neymar)
Jesus datang dari akademi Palmerias, bakatnya membuat Manchester City kepincut memakai jasanya dan singkat cerita sang pemain berlabuh ke Stadion Etihad.
Bagi Jesus, tato tersebut memiliki makna mendalam terlepas dari perwakilan banya orang Brasil yang berusaha keras menjadi seseorang.
Tato tersebut menurutnya tak hanya menggambarkan mimpi dirinya dan Neymar, tetapi juga semua pemuda di Brasil yang berusaha meraih mimpi mereka.
Baca Juga: Ketajaman Gabriel Jesus Selama Pra-musim Dipuji Mikel Arteta
"Itu bukan hanya saya, dan bukan hanya Neymar. Ada begitu banyak orang Brasil. Dan, itulah arti memenangkan emas bagi kami." ucap Gabriel Jesus.
Jesus kini sudah berganti klub, ia menyebrang ke London dan memperkuat Meriam Raksasa yang selalu mengisi persaingan di Premier League.
Arsenal harus menebusnya dengan 50 juta pounds atau sekitar Rp902 miliar dari Manchester City dan kini sang pemain hanya perlu membuktikan kualitasnya setara biaya mahalnya.
Sementara itu Neymar masih nyaman bersama PSG, meski raksasa Prancis kini sudah memiliki paket lengkap di lini penyerangan.
Selain mempunyai Kylian Mbappe, PSG juga diperkuat Lionel Messi yang didatangkan di awal musim lalu dari Barcelona.
Bahkan kedatangan Messi ke Parc des Princes tak membuat PSG merogoh banyak dana karena bebas transfer.
[Eko]
Berita Terkait
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang
-
Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol