Suara.com - Kebangkitan timnas Belanda di Piala Dunia 2022 tak lepas dari kecerdikan Louis van Gaal sebagai pelatih yang membawa The Oranje menggila di babak kualifikasi. Berikut ini profil Louis Van Gaal, Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2022.
Louis van Gaal kembali menemukan sentuhan magisnya bersama timnas Belanda setelah hari-hari buruk bersama Manchester United.
Lima tahun menganggur setelah dipecat Manchester United pada 2016, Louis van Gaal kembali merumput ke pinggir lapangan.
Kedatangan Van Gaal sebagai penanda ditemukannya pengganti Frank de Boer yang ditendang usai hasil mengecewakan di Euro 2020.
Menjadi kali ketiga bagi Van Gaal mengarsiteki timnas Belanda, kali pertama dilakukan pada 2000 meski saat itu hanya bertahan selama satu tahun.
Pria bernama lengkap Aloysius Paulus Maria Van Gaal ini memulai karier kepelatihan untuk AZ di tahun 1986 sebagai asisten pelatih.
Barulah pada 1991, Van Gaal menggantikan Leo Beenhakker sebagai pelatih Ajax Amsterdam dan bertahan hingga 1997 dengan sederet prestasi mengagumkan.
Di akhir 1997, Van Gaal sempat hijrah ke Barcelona dan sukses membawa dua kali klub Cayalan meraih gelar juara meskipun pada akhirnya mundur setelah banyak menerima kritik.
Baca Juga: Profil Aliou Cisse, Pelatih Timnas Senegal di Piala Dunia 2022
Karier kepelatihan Van Gaal bersama timnas Belanda dimulai sejak Kualifikasi Piala Dunia 2002, hingga berujung kegagalan lolos ke putaran final.
Posisi Van Gaal pun tergusur dan digantikan oleh Dick Advocaat, sementara Van Gaal pulang ke Barcelona sebelum akhirnya memutuskan mundur setengah tahun kemudian.
Van Gaal kembali ke timnas Belanda pada 2012, perjuangannya sukses membawa The Oranje melangkah ke putaran final Piala Dunia 2014.
Melaju hingga babak semifinal setelah tersingkir dari Argentina usai kalah dalam babak adu penalti, kini perjuangannya di Piala Dunia kembali dimulai.
Bersama Van Gaal, timnas Belanda keluar sebagai juara Grup G Zona Eropa Kualifikasi Piala Dunia 2022, hasil mengesankan dengan catatan 33 gol dengan 8 kebobolan.
Penampilan Belanda di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 ini membuat mereka digadang-gadang mampu meraih gelar pertama sepanjang sejarah.
Berita Terkait
-
Memanas! Penasihat Timnas Indonesia Bikin Klub Raksasa Eropa Retak dari Dalam
-
3 Pelatih Kelas Dunia yang Tolak Pinangan Timnas Indonesia
-
Berapa Gaji 'Guru' Patrick Kluivert Jika Latih Timnas Indonesia?
-
Louis van Gaal Gelar Konferensi Pers usai Diisukan Ganti Patrick Kluivert
-
Isi Konferensi Pers Louis van Gaal di Tengah Isu Calon Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Pelatih Brasil Jawab Rumor Panas Jelang Persib Bandung vs Persija Jakarta: Masih Spekulasi
-
Siapa Asisten Pelatih Lokal Dampingi John Herdman?
-
Zidane hingga Southgate, 7 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United Versi Media Inggris
-
Dipecat Manchester United, Legenda Liverpool Sebut Ruben Amorim Gak Kompeten
-
Darren Fletcher Mantan Pemain Keempat yang Jadi Pelatih Sementara Manchester United
-
Profil Pemilik Putra Jaya Pasuruan, Klub yang Viral Pemain Tendang Dada Lawan
-
Emil Audero Lebih Menonjol dari David de Gea dalam Laga Cremonese vs Fiorentina
-
Apa Penyebab Pelatih Manchester United Ruben Amorim Dipecat?
-
6 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United: Dari Xavi hingga Enzo Maresca
-
John Herdman Diberi Target Berjenjang Demi Hasil Maksimal Efektif