Suara.com - Pendukung Real Madrid dan Atletico Madrid tawuran dengan brutal jelang pertandingan klub satu kota itu. Pendukung Real Madrid dan Atletico memang dikenal musuh bebuyutan.
Tawuran pendukung Real Madrid dan Atletico itu viral di media sosial.
Mereka saling pukul dan tentang di sebuah taman.
Jumlah mereka 20 orang. Sementara yang berkelahi 10 orang dari Real Madrid dan 10 orang dari Atletico Madrid.
Pendukung Real Madrid mengenakan pakaian putih, sementara pendukung Atletico mereka mengenakan warna merah.
Kedua kelompok pendukung itu saling tendang secara brutal.
Netizen Inggris pun langsung kecam aksi bodoh itu. Mereka anggap aksi dua pendukung itu adalah kebohohan tingkat tinggi.
"Ini sebenarnya hanya konyol."
"Kebodohan di tingkat tertinggi, tertinggi."
Baca Juga: Fede Valverde Menjelma Jadi Mesin Gol, Real Madrid Bungkam Atletico Madrid di Metropolitano
"Idiots."
Tawuran itu bukan pertama kali kejadian.
Hasil Real Madrid dan Atletico
Real Madrid menang tipis 2-1 lawan tim sekota Atletico Madrid dalam duel bertajuk derby Madrid di pekan ke-6 LaLiga Spanyol di Estadio Wanda Metropolitano pada Senin dini hari WIB.
Real Madrid unggul dua gol terlebih dahulu lewat aksi Rodrygo dan Federico Valverde. Atletico baru bisa memperkecil ketertinggalan lewat gol Mario Hermoso di babak kedua.
Kemenangan ini membuat Los Blancos kembali menggeser Barcelona di posisi puncak klasemen dengan torehan 18 poin. Mereka juga belum terkalahkan di liga Spanyol musim ini.
Sementara itu, Atletico berada di peringkat ke-7 dengan torehan 10 poin.
Pertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. Atletico main agresif di hadapan pendukung sendiri dan membuat Madrid cukup kesulitan mencari celah di 10 menit pertama.
Tekanan Atletico di awal gagal membuahkan hasil, Madrid perlahan-lahan mulai keluar dari tekanan dan menguasai pertandingan.
Pada menit ke-18, Madrid mencetak gol kejutan. Rodrygo meloloskan diri ke kotak penalti untuk menyambut umpan lambung Tchouameni. Sepakan voli keras pemain asal Brasil itu dari jarak dekat gagal dihentikan Jan Oblak. Tim tamu unggul 1-0.
Unggul membuat Madrid semakin percaya diri. Mereka mulai menciptakan berbagai peluang berbahaya ke gawang Atletico.
Madrid sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-36. Melalui skema serangan balik cepat, Vinicius melakukan penetrasi dari sisi kiri dan melepas tembakan dari jarak dekat.
Bola sempat membentur tiang dekat sebelum bergulir ke tiang jauh dan diselesaikan Valverde yang datang dari lini kedua. Atletico tertinggal 0-2.
Atletico mencoba bangkit di sisa babak pertama. Sejumlah peluang tercipta, tetapi gawang Madrid masih bisa diamankan Thibaut Courtois.
Pertandingan dilanjutkan kembali dengan tempo permainan yang sama dengan babak pertama.
Atletico coba meningkatkan intensitas serangan mereka, tetapi selalu gagal menembus pertahanan Madrid. Pelatih Atletico, Diego Simeone melakukan sejumlah pergantian pemain.
Madrid menguasai bola dengan baik dan membuat Atletico sulit mendapatkan celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Atletico akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-83. Skema tendangan sudut, Courtois membuat kesalahan keluar dari areanya. Bola menyentuh pundak Hermoso dan berbelok ke gawang. Kedudukan menjadi 2-1.
Tempo pertandingan memanas di 10 menit akhir. Atletico terus coba menggempur dan memaksa Madrid untuk terus bertahan.
Namun, tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Real Madrid.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid (3-5-2): Jan Oblak; Reinildo, Axel Witsel, Felipe; Yannick Carrasco (72' Mario Hermoso), Koke (73' Angel Correa), Geoffrey Kondogbia (81' Saul), Rodrigo De Paul (62' Alvaro Morata), Marcos Llorente; Joao Felix (62' Matheus Cunha), Antoine Griezmann.
Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Eder Militao, David Alaba, Ferland Mendy (74' Antonio Rudiger); Luka Modric (82' Eduardo Camavinga), Aurelien Tchouameni, Toni Kroos (86' Marco Asensio); Federico Valverde, Rodrygo (86' Dani Ceballos), Vinicius Junior.
Berita Terkait
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Prediksi Skor Club Brugge vs Atletico Madrid: Los Rojiblancos Terancam Tumbang?
-
Jose Mourinho Sindir Vinicius yang Kena Serangan Rasial Hingga Sebut Madrid Dibantu Wasit
-
Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Al Hilal Menggila di ACL Elite, Sandy Walsh Bawa Buriram Ukir Sejarah Baru di Asia
-
Emaxwell Souza Pilih Trofi Juara Ketimbang Top Skor, Ambisi Besar Sang Mesin Gol Persija
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Layvin Kurzawa Takjub Saat Kunjungi Masjid Raya Al Jabbar: Salah Satu yang Terbaik di Dunia
-
Menelusuri Silsilah Joey van Beukering, Pemain Keturunan Jawa yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin
-
Sandy Walsh Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
-
Siapa Joey Van Beukering? Bek Keturunan Yogyakarta Berambisi Bela Timnas Indonesia
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni