Bola / Bola Indonesia
Senin, 10 Oktober 2022 | 18:28 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan pernyataan kepada pewarta usai laga Grup A Piala AFF U-16 2022 Indonesia melawan Filipina di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (31/7/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meminta Timnas Indonesia U-17 untuk tidak terus-terusan meratapi kekalahan dari Malaysia dalam laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (9/10/2022). Menurutnya, inilah dinamika yang ada di sepak bola.

Memang, tidak ada yang menyangka skuad Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-17-- bakal takluk dari Malaysia. Apalagi Armada Bima Sakti dibantai dengan skor 1-5.

Sepanjang perjalanannya di ajang tersebut, Arkhan Kaka dan kawan-kawan tampil memukau. Tiga kemenangan berhasil dikantongi sebelum dipecundangi Malaysia di pertandingan terakhir.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) bersama Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi (kanan) memberikan pernyataan kepada media pada konferensi pers setelah laga semifinal Piala AFF U-16 2022 Indonesia versus Myanmar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (10/8/2022). Indonesia memenangkan pertandingan itu melalui adu tendangan penalti dengan skor 5-4 (1-1) dan berhak melaju ke final. (ANTARA/Michael Siahaan)

Kekalahan ini membuat tim Merah Putih gagal melangkah ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Terkait hal ini Iriawan meminta kepada skuad Timnas Indonesia U-17 tidak meratapi hasil lantaran ada beberapa kejuaraan yang akan kembali diikuti.

"Pemain sudah berjuang, tapi hasil berkata lain, inilah sepak bola. Namun perjalanan masih panjang, masih banyak turnamen-turnamen internasional yang akan diikuti mereka," kata Iriawan dalam keterangan resmi PSSI, Senin (10/10/2022).

"Skuad tim U-17 ini bisa menjadi cikal bakal Timnas Indonesia mendatang," tambah sosok yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Meski begitu, Iriawan meminta para pemain memetik pelajaran dari kegagalan ini. Menurut mantan Kapolda Metro Jaya itu kekalahan bisa dimanfaatkan untuk berkembang.

"Kami berharap pemain memetik pelajaran di turnamen ini, cepat bangkit, dan terus bekerja keras," jelasnya.

Kegagalan ini membuat Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti minta maaf. Ia sadar sudah membuat kecewa pecinta sepakbola Tanah Air.

Baca Juga: 5 Penyebab Timnas Indonesia U-16 Dibantai Malaysia dan Gagal ke Putaran Final Piala Asia U-17 2023

"Saya meminta maaf pada semua pencinta sepak bola di Indonesia atas hasil yang tidak memuaskan ini. Memang kita kecewa, sedih itu pasti," ujar Bima Sakti.

Load More