Gelaran Piala Dunia 1998 banyak menghadirkan para pemain muda, salah satunya adalah Salomon Olembe yang tampil bersama Kamerun.
Di ajang Piala Dunia yang digelar di Prancis itu, Olembe sempat bermain bagi Kamerun dan melakoni debutnya di usia 17 tahun 184 hari.
Saat itu, Olembe masuk dalam daftar pemain termuda di Piala Dunia usai masuk sebagai pemain pengganti bagi Kamerun di menit ke-65 kala melawan Austria di babak grup.
3. Femi Opabunmi (Nigeria)
Di Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, sejarah pun tercipta saat Femi Opabunmi menjadi salah satu pemain termuda di Piala Dunia.
Femi Opabunmi tampil di Piala Dunia 2002 bersama Nigeria di usia yang baru 17 tahun 100 hari, saat berhadapan dengan Inggris di laga terakhir babak grup.
Berbeda dengan Salomon Olembe yang masuk sebagai pemain pengganti, Opabunmi justru tampil sebagai starter dan bermain selama 86 menit bagi Nigeria di laga kontra Inggris.
2. Samuel Eto'o (Kamerun)
Legenda Barcelona dan Inter Milan, Samuel Eto'o juga masuk daftar ini saat dirinya ambil bagian di skuad Kamerun untuk Piala Dunia 1998.
Baca Juga: 7 Negara yang Pernah Kena Hukuman Larangan Tampil di Piala Dunia
Berbeda dengan Olembe yang bermain bagi Kamerun di laga pertama grup melawan Austria, Eto'o tampil di Piala Dunia saat negaranya melakoni laga kedua babak grup melawan Italia.
Saat itu, Eto'o masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-66. Ia tampil di Piala Dunia 1998 saat masih berusia 17 tahun 98 hari.
1. Norman Whiteside (Irlandia Utara)
Status pemain termuda sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh Norman Whiteside saat tampil bersama Irlandia Utara.
Saat itu, Norman Whiteside mengukir rekor ini kala tampil di Piala Dunia 1982 bersama Irlandia Utara di usia yang baru 17 tahun 40 hari saja.
Hingga saat ini, rekor tersebut belum dipecahkan, dan bahkan disebut-sebut tak akan bisa dipecahkan mengingat besarnya tekanan yang ada bagi pemain yang tampil di Piala Dunia.
[Felix Indra Jaya]
Berita Terkait
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Duel Hidup Mati di Monterrey: Belanda Siapkan Pressing Tinggi, Maroko Andalkan Serangan Kilat
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil