Suara.com - Indonsia dipastikan gagal menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Hal itu menyusul keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunjuk Qatar sebagai host kompetisi sepak bola prestisius di benua kuning itu.
AFC resmi menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 pada Senin (17/10/2022) di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka menganggap negara Timur Tengah itu paling siap menjadi host.
Selain Qatar dan Indonesia, satu negara lain yang juga mengikuti bidding tuan rumah Piala Asia 2023 adalah Korea Selatan.
Seperti Indonesia, Korea Selatan juga harus gigit jari karena dipastikan gagal jadi tuan rumah ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni hingga 16 Juli tahun depan itu.
Bagi Indonesia, kegagalan jadi tuan rumah Piala Asia 2023 bakal memberikan beberapa kerugian. Berikut ulasannya.
1. Kehilangan Dukungan Langsung Penonton
Kegagalan menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 membuat Timnas Indonesia dipastikan kehilangan kesempatan untuk mendapat dukungan langsung dari penonton di stadion.
Seperti diketahui, dukungan langsung penonton kerap dianggap sebagai stimulus yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan semangat juang sebuah tim saat bertanding.
2. Terancam Masuk Grup Neraka
Baca Juga: Resmi, Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
Ditunjuknya Qatar sebagai host Piala Asia 2023 oleh AFC turut berdampak buruk bagi Timnas Indonesia jelang pengundian babak penyisihan grup.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia yang menduduki ranking 152 dunia cuma ditempatkan di pot 4 dalam undian penyisihan grup. Andai jadi tuan rumah, Timnas Indonesia bakal langsung naik ke pot 1.
Sebagaimana diketahui, penentuan pot itu sangat krusial dalam pengundian babak penyisihan grup. Semakin tinggi pot yang ditempati maka semakin kecil kemungkinan negara tersebut tergabung dengan lawan-lawan yang kuat.
Berada di pot 4 membuat Timnas Indonesia berpotensi masuk grup neraka dan mungkin tergabung bersama negara-negara kuat seperti Jepang di pot 1, Iraq di pot 2 hingga Uzbekistan di pot 3.
3. Bisa Kembali Hadapi Vietnam
Piala Asia 2023 diketahui akan melakukan undian babak penyisihan grup tanpa memperdulikan tim-tim yang berasal dari satu federasi tergabung di grup yang sama.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Gembira Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
-
Qatar Resmi Jadi Tuan Rumah, Ini 24 Kontestan Piala Asia 2023 Termasuk Timnas Indonesia
-
Duh, Media Vietnam Girang Usai Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
-
3 Alasan Hokky Caraka Cocok Main di Eropa
-
Shin Tae-yong Masih Keluhkan Fisik Pemain Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar