Suara.com - Pelatih Kiper Persija Jakarta Jan Klima menyebut kualitas kompetisi di Indonesia tidak kalah dari liga-liga lainnya. Menurutnya, banyak klub di Indonesia punya sosok berkualitas di dalam tim.
Ia membanggakan Liga Indonesia kepada Media Ceko Denik. Dalam wawancara Jan Klima menjabarkan bagaimana atmosfer sepak bola Indonesia.
"Masalahnya (di Indonesia) hanya satu, cuaca. Tapi ada tim berkualitas dan pemain asing berkualitas," kata Jan Klima dilansir dari media asal Ceko, Denik, Jumat (4/11/2022).
"Hanya tiga (pemain asing) orang non-Asia dan satu orang Asia yang diperbolehkan di setiap klub. Sebagian pemain Brasil dan Argentina, tetapi banyak pemain dinaturalisasi, sehingga beberapa tim memiliki lebih banyak pemain asing," ucapnya.
Jan Klima menjabarkan sepak bola sangat populer di Indonesia. Banyak orang berbondong-bondong mendukung tim kesayangannya ketika sedang bertanding.
Selain itu, ia juga menggambarkan bahwa Indonesia punya prestasi dalam olahraga bulutangkis. Oleh sebab itu, Indonesia cukup nyaman bagi penikmat olahraga.
"Ini (sepak bola) adalah olahraga nomor satu. Olahraga besar lainnya adalah bulu tangkis, di mana mereka memiliki beberapa juara dunia dan juara Olimpiade," terang Jan Klima.
"Tapi sepak bola lebih massal dan lebih luas. Karena tahun lalu dimainkan tanpa penonton karena Covid dan turnamen hanya dimainkan di Bali, kunjungannya (penonton) benar-benar tidak nyata," pungkasnya.
Baca Juga: Belum Puas dengan Performanya, Kapten Timnas Indonesia U-19 Masih Terus Perbaiki Diri
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
APPI Bongkar 188 Kasus Tunggakan Gaji Pemain, Nilainya Tembus Rp10,8 Miliar Lebih
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey