Suara.com - Striker asing Persita Tangerang, Ramiro Fergonzi menegaskan dirinya dalam kondisi bugar. Dia pun sudah tak sabar menunggu kembali bergulirnya Liga 1 2022-2023.
"Saya merasa sangat sehat secara fisik, saya tidak merasakan sakit. Saya juga sudah berlatih bersama dengan tim menunggu liga dimulai kembali," kata Fergonzi, dikutip melalui laman resmi klub, Sabtu (12/11/2022).
Setelah mencetak gol tunggal kemenangan Persita Tangerang atas PSIS Semarang di pekan ke-10 Liga 1 2022/2023, Rabu (14/9) lalu, Fergonzi harus absen di laga selanjutnya karena cedera.
Fergonzi pun harus menepi beberapa saat sebelum kembali berlatih bersama tim, namun dengan adanya penundaan musim kompetisi saat ini sudah sembuh dan siap kembali memperkuat lini depan Persita.
Hari libur pun dimanfaatkan dengan baik oleh pemain berusia 33 tahun tersebut untuk pulang ke Argentina dan melepas kerinduan bersama istri dan anaknya.
"Mereka (istri dan anak saya) dalam kondisi baik. Saya sangat merindukan mereka. Menikmati hari-hari libur bersama istri dan anak perempuan saya," katanya.
"Ya, nanti akhir bulan Desember mereka akan datang ke Indonesia, sekarang mereka tidak ada di sini karena anak perempuan saya masih sekolah dan itu akan selesai bulan depan," lanjutnya.
Pemain yang telah mencetak lima gol musim ini terkejut dengan kejadian yang menimpa di Stadion Kanjuruhan, Malang, dan tak menyangka pertandingan sepak bola yang seharusnya menyenangkan menjadi malapetaka.
"Tragedi itu sangat menyentuh hati saya. Kejadian yang sangat tak masuk akal, bahwa ini terjadi dalam pertandingan sepak bola. Saya berharap itu tidak pernah terjadi lagi dan semua orang dapat menikmati untuk pergi ke stadion untuk menikmati permainan bersama keluarga mereka," katanya.
Baca Juga: Tanya Kejelasan Liga 1, Legiun Asing Persija Hanno Behrens dan Yusuf Helal Rindu Jakmania
"Mengenai penghentian kompetisi, saya hanya berharap kompetisi dimulai kembali secepat mungkin. Kita semua siap menunggu untuk bisa bermain kembali," kata Fergonzi.
Saat ini, skuad berjuluk Pendekar Cisadane itu menempati urutan keempat klasemen sementara dengan raihan 22 poin yang diraih dalam 11 pertandingan sebelum Liga dihentikan, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Dipimpin Javier Roca, Skuad Arema FC Mulai Latihan Normal Pasca Tragedi Kanjuruhan
-
Javier Roca Jagokan Argentina di Piala Dunia 2022
-
Sulit Dapat Menit Bermain, Pratama Arhan Akui J2 League di Atas Liga 1
-
Liga 1 Masih Tanda Tanya, Persita Tangerang Terus Tingkatkan Kondisi Pemain
-
Rindu Atmosfer di Stadion Liga 1, Pemain Persija: Kami Harap Bisa Kembali Bermain dengan Dukungan Penonton
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia