Suara.com - Piala Dunia 2022 Qatar baru memasuki hari ketiga yang bahkan belum memainkan seluruh matchday pertama fase grup. Namun, badai cedera sudah menghantui para pemain.
Hingga Rabu (23/11/2022), setidaknya empat pemain telah menjadi korban dalam edisi Piala Dunia yang untuk kali pertama berlangsung pada musim dingin saat kompetisi antar klub masih bergulir.
Jalannya pertandingan yang keras membuat sederet pemain terpaksa menepi untuk beberapa waktu, bahkan ada yang harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat baik di Piala Dunia maupun musim kompetisi 2022-2023.
Lantas siapa saja mereka? berikut empat pemain korban badai cedera Piala Dunia 2022 Qatar:
1. Alireza Beiranvand
Alireza Beiranvand menjadi pemain pertama yang mengalami cedera di Piala Dunia 2022. Kiper timnas Iran ini terpaksa harus menepi saat timnya kalah 2-6 dari Inggris pada matchday pertama Grup B.
Hal itu dikarenakan Alireza berbenturan dengan rekan setimnya sendiri saat menghalau serangan dari para pemain timnas Inggris.
Ali mengalami masalah pada kepalanya, tepat setelah wajahnya berbenturan dengan rekan setimnya sendiri, Majid Hosseini.
2. Yasser Al Shahrani
Bek timnas Arab Saudi, Yasser Al Shahrani mengalami cedera serius saat negaranya menghadapi Argentina, Selasa (22/11/2022).
Kepalanya tak sengaja berbenturan dengan kaki kiper timnya sendiri, Mohammed Al Owais.
Akibat insiden itu, Yasser harus mendapat perawatan intensif dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Prancis dipastikan kehilangan satu bek andalan setelah Lucas Hernandez mengalami cedera ACL saat negaranya bermain melawan Australia.
Kejadian ini merupakan kehilangan yang sangat besar bagi Prancis, yang sudah pincang ditinggal para pemain utamanya sebelum Piala Dunia 2022 berlangsung.
Berita Terkait
-
Olivier Giroud Top Skor Sepanjang Masa Timnas Prancis, Bukti Determinasi Bisa Menutupi Kualitas
-
Segini Uang yang Bakal Diterima Juara sampai Peringkat 32 di Piala Dunia Qatar 2022
-
Alasan Injury Time di Piala Dunia 2022 Lebih Lama Ketimbang Pertandingan di Turnamen Lain
-
Jerman vs Jepang: Trauma dari Shin Tae-yong Masih Hantui Der Panzer di Piala Dunia 2022
-
Jerman vs Jepang: Main di Bundesliga, Takuma Asano Tak Gentar dengan Nama Besar Der Panzer
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah