Suara.com - Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan tidak akan mengubah gaya bermain timnya hanya karena dipermalukan Arab Saudi 1-2 di matchday pertama Grup C. Hanya saja, akan ada beberapa variasi yang dilakukan saat melawan Meksiko.
Meksiko akan menjadi lawan kedua Argentina di Grup C yang akan digelar Stadion Lusail, Minggu (2/11/2022) dini hari WIB. Ini adalah partai hidup mati bagi Lionel Messi dan kawan-kawan.
Argentina wajib menang jika ingin lolos ke babak selanjutnya. Jika kembali tumbang, makan peluang tim Tango menipis.
Scaloni sudah tahu apa yang akan dilakukan timnya dalam pertandingan kontra Meksiko. Tidak akan banyak perubahan gaya main dari laga pertama, namun dipastikan bakal habis-habisan.
"Cara bermain tim akan serupa. Kami tidak akan mengubah cara bermain kami karena apa yang terjadi pada hari Selasa. Kami harus membuka lembaran baru dan memikirkan tentang mengalahkan Meksiko," kata Scaloni dilansir dari laman AFA, Sabtu (26/11/2022).
"Kami tidak ragu dengan cara bermain kami. Dalam latihan hari ini kami akan memutuskan tim yang tampil, mungkin saja kami akan membuat beberapa variasi," terang mantan juru formasi Atalanta itu.
Lebih lanjut, Scaloni sadar bukan perkara mudah mengalahkan Meksiko. Sama seperti timnya, Meksiko juga mengincar kemenangan demi lolos ke babak gugur.
Scaloni pun sudah mempelajari kekuatan Meksiko. Pelatih 44 tahun itu menyebut lawan bermain dengan gaya menyerang dan memiliki pelatih berkualitas.
"Meksiko adalah tim yang sangat bagus, memiliki ide permainan yang sangat jelas. Ini adalah tim ofensif yang memiliki pelatih hebat," pungkasnya.
Baca Juga: Prancis vs Denmark, Kasper Hjulmand Siapkan Strategi untuk Matikan Pergerakan Kylian Mbappe
Arab Saudi saat ini menempati puncak klasemen Grup A dengan tiga poin. Disusul Polandia dan Meksiko yang mengoleksi satu poin.
Sementara di posisi terbawah ada Argentina dengan nol poin, buntut kekalahan memalukan dari Arab Saudi di matchday pertama.
Berita Terkait
-
Sudahi Euforia Kemenangan atas Argentina, Pelatih Arab Saudi Fokus Hadapi Polandia
-
Argentina Jadi Korban Keganasan Arab Saudi, Polandia Waspada Tingkat Tinggi
-
Argentina vs Meksiko, Lionel Messi: Kami Harus Menang
-
Argentina Tanpa Dukungan Diego Maradona di Piala Dunia 2022, Lionel Messi Merasa Aneh
-
Lionel Messi Dihina, Fans Argentina dan Meksiko Berkelahi di Zona Penggemar Piala Dunia 2022 Al Bidda
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati
-
Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa
-
Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak
-
Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara
-
Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun
-
WhatsApp Rilis Fitur '@semua' dan Polling Pintar, Solusi Akhir Drama Chat Grup yang Berisik!
-
Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung