Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Filipina yang akan dihadapi pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 di Manila, Senin (2/1/2022).
"Shin menyampaikan kepada saya, kekuatan Filipina ada di bawah kita. Namun, tetap ada pemain yang perlu dijaga khusus," ujar Iriawan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (30/12/2022).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu melanjutkan, Shin Tae-yong tidak mau kecolongan pada pertandingan tersebut.
Apalagi, Indonesia tidak diperkuat oleh bek tengah naturalisasi Jordi Amat yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning.
"Jordi akumulasi kartu kuning, jadi tidak bisa dimainkan. Tentu Shin punya alternatif lain," kata Iriawan seperti dimuat Antara.
Pertandingan pamungkas Indonesia di Grup A Piala AFF 2022 melawan Filipina akan digelar di Stadion Rizal Memorial, Manila, pada pukul 20.30 waktu setempat atau 19.30 WIB.
Pertandingan tersebut penting bagi Indonesia karena akan menentukan langkah ke fase berikutnya.
Indonesia akan menyegel slot di semifinal jika mampu menahan imbang atau menang atas tuan rumah Filipina.
Untuk menjadi juara grup, Indonesia wajib menang besar dengan selisih gol melampaui Thailand yang pada pertandingan pamungkasnya akan melawan Kamboja, pada hari yang sama.
Baca Juga: Elkan Baggott Apes usai Tolak Main di Piala AFF 2022: Bikin Gol Bunuh Diri, Gillingham Kalah
Saat ini Indonesia berada di peringkat kedua Grup A dengan tujuh poin dari tiga laga (selisih gol +8). Thailand memuncaki klasemen juga dengan tujuh poin dari tiga laga tetapi unggul selisih gol (+9).
Kamboja menguntit dari peringkat ketiga dengan enam poin (tiga laga, selisih gol +4), lalu di bawahnya bertengger Filipina dengan tiga poin dari tiga laga (selisih gol -1) dan Brunei Darussalam di dasar klasemen dengan nol poin dari empat laga (selisih gol -20).
Adapun Filipina dan Brunei Darussalam tersingkir dari Piala AFF 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Witan Sulaeman 'Diserang' Warganet usai Gagal Bobol Gawang Kosong Thailand: Pemain Eropa Rasa Tarkam!
-
4 Negara yang Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala AFF 2022, Salah Satunya Sempat Dibantai Timnas Indonesia
-
Janji Shin Tae-yong Jelang Laga Filipina vs Timnas Indonesia
-
3 Skenario Malaysia Tersingkir di Fase Grup Piala AFF 2022
-
Shin Tae-yong Diminta Mundur usai Dikecewakan Pemain Timnas Indonesia, Warganet: Kasihan, Latih Negara Lain Saja
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati