Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia U-20 Ronaldo Kwateh menjadi salah satu anak buah Shin Tae-yong yang dipanggil Indra Sjafri untuk masuk ke skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023. Namun sampai kini Ronaldo Kwateh belum memberikan jawaban.
Ronaldo Kwateh sudah dihubungi pihak PSSI untuk menawarkan ikut TC untuk SEA Games 2023. Namun belum menjawab.
Hal itu dikatakan sendiri oleh Indra Sjafri.
"Sampai sekarang (kemarin malam) kalau Ronaldo belum ada jawaban," kata Indra Sjafri di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4/2023).
Selain Ronaldo Kwateh, Indra Sjafri juga panggil Marselino Ferdinan, Elkan Baggott, dan Pratama Arhan. Semuanya adalah pemain Indonesia yang bermain di luar negeri.
Indra Sjafri membutuhkan 20 nama terbaik untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja pada 29 April mendatang khusus cabang olahraga (cabor) sepak bola.
Saat ini Indra sedang melakukan seleksi terhadap 39 pemain di Jakarta.
Demi mendapatkan komposisi tim yang bagus, para pemain abroad tentu dibutuhkan.
Sayangnya, SEA Games 2023 bukan agenda FIFA sehingga butuh perjuangan ekstra agar bisa meminjam pemain dari klubnya masing-masing.
Hasil drawing cabang olahraga (cabor) sepak putra dan putri SEA Games 2023 sudah ditentukan, Rabu (5/4/2023) sore WIB. Hasilnya, timnas Indonesia U-22 ada di Grup A cabor sepak bola putra.
Baca Juga: Media Korsel Sebut Shin Tae-yong akan Kesulitan Latih Timnas Indonesia U-17, Kenapa?
Adapun untuk cabor sepak bola putra dalam undian ini Timnas Indonesia U-22 di tempatkan dalam Pot 2 bersama Thailand. Sementara di Pot 1 diisi oleh Vietnam dan tuan rumah Kamboja.
Sedangkan Pot 3 terdapat Malaysia dan Myanmar, kemudian Pot 5 ada Laos serta Timor Leste. Setelah itu Pot lima menempati Laos dan Timor Leste.
Setelah dilakukan undian, Timnas Indonesia U-22 berada di Grup A yang terbilang cukup menguntungkan. Garuda muda berada satu posisi dengan tuan rumah Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Sementara Grup B berkumpul tim-tim kuat. Mereka adalah Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Laos. Tentu ini cukup menguntungkan karena kans Timnas Indonesia U-22 lolos dari fase grup cukup terbuka.
Kemudian untuk Timnas Wanita Indonesia menempati Grup A yang terbilang neraka juga yaitu bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Malaysia. Kemudian Grup B ada Kamboja, Thailand, Singapura, dan Laos.
SEA Games 2023 akan digelar pada 5-17 Mei 2023. Namun untuk cabang olahraga sepak bola bakal dimulai lebih dulu pada 29 April 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji