Suara.com - Pertandingan Everton vs Tottenham, Selasa lalu menjadi sejarah di Liga Inggris karena menjadi titik awal toleransi terhadap pemain muslim. Pertandingan dihentikan sementara untuk berbuka puasa para pemain muslim di sana.
Wasit memberi isyarat untuk istirahat, memperbolehkan pemain Muslim untuk makan dan minum di pinggir lapangan.
Pertandingan Everton melawan Tottenham dihentikan pada menit ke-26 untuk pemain yang berpuasa di siang hari untuk mengonsumsi suplemen energi.
Matahari terbenam sebelum kick-off, memungkinkan pemain untuk berbuka puasa, istirahat minum telah disepakati sebelumnya dengan wasit ketika kedua tim - termasuk trio Toffees Abdoulaye Doucoure, Amadou Onana dan Idrissa Gueye - datang ke sisi lapangan untuk mengambil pada cairan.
Dikutip dari BBC, Permainan tidak berhenti saat pertandingan berada di tengah-tengah, tetapi pada saat paling awal yang nyaman selama tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam.
Bulan lalu, gelandang Toffees Doucoure mengatakan kepada BBC Sport bahwa dia selalu "mencintai" Ramadhan.
"Saya berpuasa setiap hari. Saya tidak melewatkan hari apa pun," kata Toffees Doucoure.
"Terkadang bermain sepak bola terasa sulit karena Ramadhan terjadi di musim panas dan selama pramusim."
"Tapi saya selalu beruntung bisa menjalankan ibadah Ramadhan dan tidak pernah ada masalah dengan kondisi fisik saya - saya bersyukur untuk itu."
Baca Juga: Berikut Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Libas Brentford
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya
-
Jan Olde Riekerink Tetap Bangga Meski Dewa United Gagal Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
Persis Solo Degradasi, Direktur Klub Minta Maaf kepada Suporter
-
Manchester United Negosiasi Intensif Ederson, Sinyal Perombakan Skuad Michael Carrick
-
Tottenham Dipastikan Selamat dari Degradasi, Bertahan di Premier League
-
Joey Pelupessy Bawa Lommel SK Promosi Liga Belgia, Kubur Impian Ragnar Oratmangoen