Bola / Bola Dunia
Kamis, 09 Juli 2026 | 17:54 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru mengungkap lonjakan gajinya yang signifikan. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Presiden FIFA Gianni Infantino menerima gaji sebesar US$6 juta pada 2025, naik 29 persen dari tahun sebelumnya.
  • Biaya operasional dan administrasi FIFA sepanjang 2025 melonjak hingga mencapai angka US$254,3 juta akibat ekspansi organisasi.
  • FIFA memproyeksikan pendapatan US$13 miliar pada periode 2023–2026 dengan 90 persen dana dialokasikan bagi kegiatan sepak bola.

Suara.com - Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru mengungkap lonjakan gajinya yang signifikan.

Dikutip dari O Globo, pada 2025, Infantino menerima sekitar US$6 juta atau setara Rp30 miliar, meningkat 29 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi di tengah membengkaknya biaya operasional FIFA yang mencapai rekor baru.

Pengeluaran untuk administrasi dan tata kelola organisasi menyentuh US$254,3 juta atau sekitar Rp1,3 triliun sepanjang 2025.

Sejak menjabat pada 2016, total pendapatan Infantino diperkirakan telah melampaui US$30 juta atau setara Rp400 miliar. 

Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan dalam satu dekade kepemimpinannya di badan sepak bola dunia tersebut.

Donald Trump, presiden Amerika Serikat dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (suara.com)

Lonjakan biaya FIFA tidak lepas dari ekspansi struktur organisasi.

Jumlah komite permanen yang sempat dipangkas kini kembali membengkak menjadi 30, ditambah empat badan independen dan Dewan FIFA.

Lebih dari 500 pejabat kini terlibat dalam struktur tersebut.

Baca Juga: Prancis vs Maroko: Pasukan Singa Atlas Siap Permalukan Tanah Kelahiran

Dewan FIFA sendiri beranggotakan 36 orang, meningkat 50 persen dibanding format sebelumnya yang hanya terdiri dari 24 anggota.

Para pejabat ini juga menerima bayaran tinggi.

Delapan wakil presiden digaji sekitar US$300 ribu per tahun, sementara anggota lainnya menerima US$250 ribu, belum termasuk tunjangan dan fasilitas tambahan.

FIFA juga menanggung biaya berbagai komite, termasuk badan etik, disiplin, dan banding.

Bahkan, kongres tahunan organisasi kini menelan biaya hingga US$30 juta.

Pengeluaran diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Load More