Suara.com - Berikut perbedaan Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong saat tampil di ajang SEA Games. Tim asuhan Indra dinilai punya banyak keunggulan.
Ada sejumlah statistik yang membuktikan Timnas Indonesia U-22 era Indra Sjafri di SEA Games 2023 mampu mencatatkan prestasi yang lebih baik ketimbang skuad arahan Shin Tae-yong di SEA Games 2021.
Berikut Suara.com menyajikan lima perbedaan Timnas Indonesia U-22 di bawah asuhan Indra Sjafri dan Shin Tae-yong di SEA Games 2021 dan 2023.
1. Produktivitas Gol
Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri di SEA Games 2023 berpotensi melampaui catatan skuad Garuda Muda arahan Shin Tae-yong di edisi sebelumnya soal produktivitas gol.
Sebab, hanya dari tiga laga, skuad asuhan Indra Sjafri sudah mencetak 11 gol. Jumlah ini memang menyamai torehan edisi sebelumnya yang hanya bisa menghasilkan jumlah yang sama pada empat laga fase grup.
2. Catatan Kebobolan
Catatan positif Timnas Indonesia U-22 lainnya pada SEA Games kali ini ialah aspek pertahanan yang belum kebobolan dari tiga pertandingan awal.
Padahal, jika dibandingkan edisi sebelumnya, skuad Garuda Muda asuhan Shin Tae-yong sudah kebobolan lima gol dari empat pertandingan fase penyisihan grup.
Baca Juga: Kiprah Malaysia di SEA Games 2023: Sesumbar ke Final, Tersingkir di Fase Grup
3. Daftar Top Skor
Saat skuad Garuda Muda masih berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, dua nama yang menjadi top skor di SEA Games 2021 ialah Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman yang sama-sama mengemas tiga gol.
Namun, pada edisi kali ini, muncul nama pemain mengejutkan, yakni Fajar Fathur Rahman, yang sudah mencetak empat gol dari tiga pertandingan. Dia sukses mengungguli Ramadhan Sananta yang menghasilkan tiga gol.
4. Kemenangan Terbesar
Pada SEA Games 2023 ini, rekor kemenangan terbesar yang diraih Timnas Indonesia ialah laga melawan Myanmar yang berakhir dengan skor 5-0.
Sedangkan pada edisi sebelumnya saat diasuh Shin Tae-yong, kemenangan dengan skor paling mencolok yang dicatatkan skuad Garuda Muda ialah saat berjumpa Timor Leste. Saat itu, Indonesia menang 4-1.
Berita Terkait
-
Catatan Plus Timnas Indonesia U-22 Hingga Penyisihan Grup SEA Games 2023
-
Murah Meriah Fasilitas Ruang Ganti Timnas Indonesia di SEA Games 2023, Gantungan Baju Diklaim Cuma Rp1.200!
-
Heboh Ruang Ganti Timnas Indonesia di SEA Games 2023 Pakai Kursi Kondangan
-
SEA Games 2023: Media Vietnam Tuding Pelatih Malaysia Salahkan Tuhan karena Kalah
-
Kiprah Malaysia di SEA Games 2023: Sesumbar ke Final, Tersingkir di Fase Grup
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh
-
Walid Regragui Dilaporkan Mundur, Xavi Hernandez Tolak Latih Maroko di Piala Dunia 2026
-
Resmi! Pilpres Barcelona 2026 Hanya Diikuti Dua Calon: Joan Laporta vs Victor Font
-
Menguak Identitas 2 Pemain Eropa yang Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia
-
Gandeng VIDA, Persija Jakarta Go Digital
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven
-
Tiga Tahun Setelah Duel Panas di GBK, Alejandro Garnacho Diam-Diam Unfollow Asnawi Mangkualam
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Transformasi Fabio Calonego: Dari 'Tukang' Assist Jadi Mesin Gol Mematikan Macan Kemayoran