- Legenda Belanda, Ferdi Vierklau, menilai bek Justin Hubner layak bermain di PSV Eindhoven.
- Vierklau terkesan saat Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menang 3-2 melawan NEC Nijmegen (1 Maret 2026).
- Hubner dinilai memiliki kualitas bek tengah modern dan berpotensi berduet dengan Jerdy Schouten di PSV.
Suara.com - Performa bek Justin Hubner bersama Fortuna Sittard di Eredivisie mulai menarik perhatian.
Bahkan, ia dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk membela salah satu raksasa Belanda, PSV Eindhoven.
Penilaian tersebut disampaikan legenda sepak bola Belanda, Ferdi Vierklau. Ia mengaku terkesan dengan penampilan Hubner saat membantu Fortuna Sittard mengalahkan NEC Nijmegen dengan skor 3-2 pada 1 Maret 2026.
Dalam pertandingan itu, Hubner tampil penuh selama 90 menit dan turut menyumbangkan satu gol.
Kontribusinya di lini belakang dinilai sangat penting dalam menjaga pertahanan tim tetap solid sepanjang laga.
Menurut Vierklau, bek berusia 23 tahun tersebut menunjukkan karakteristik lengkap sebagai bek tengah modern.
Ia menilai kemampuan Hubner dalam membaca permainan dan menjaga kedisiplinan di lini belakang menjadi nilai tambah.
Legenda yang juga pernah memperkuat AFC Ajax itu bahkan menyebut Hubner berpotensi menjadi pasangan ideal bagi gelandang bertahan PSV, Jerdy Schouten, jika bergabung dengan klub tersebut.
“Justin Hubner dari Fortuna Sittard akan menjadi pasangan yang hebat dengan (Jerdy) Schouten,” kata Vierklau seperti dikutip dari Voetbal Primeur.
Baca Juga: Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini
Vierklau juga menyoroti kemampuan Hubner dalam situasi bola mati. Ia menyebut bek Timnas Indonesia itu mampu menjadi ancaman ketika terjadi sepak pojok yang dieksekusi oleh Mohamed Ihattaren.
“Dia menjadi ancaman saat tendangan sudut Mo Ihattaren, tetapi dia pantas mendapatkan tempatnya terutama karena kerja defensifnya,” ujar Vierklau.
Selain itu, Hubner juga dinilai tampil disiplin ketika menghadapi para pemain NEC Nijmegen.
Ia beberapa kali mengikuti pergerakan pemain lawan dan berhasil membuat lini serang tim tersebut kesulitan mengembangkan permainan.
“Dia secara konsisten mengikuti pemain lawannya melawan NEC dan juga beberapa kali merepotkan lawan,” tutup Vierklau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Partai Hidup Mati! Link Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam, Kick Off 19:30 WIB
-
Cuma Butuh Imbang, Pelatih Vietnam Ngaku Gemetar Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Sidoarjo
-
Media Vietnam Soroti Pesimisme Kurniawan Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia U-17
-
Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed
-
Wow! Naik Kereta 15 Menit di Piala Dunia 2026, Suporter Inggris Wajib Bayar Rp2 Juta
-
Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara
-
Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?
-
Atmosfer GBK Bikin Ronaldo Nazario Merinding: Terima Kasih Indonesia