Bola / Bola Indonesia
Kamis, 05 Maret 2026 | 18:08 WIB
Performa bek Justin Hubner bersama Fortuna Sittard di Eredivisie mulai menarik perhatian. [Dok. IG Fortuna Sittard]
Baca 10 detik
  • Legenda Belanda, Ferdi Vierklau, menilai bek Justin Hubner layak bermain di PSV Eindhoven.
  • Vierklau terkesan saat Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menang 3-2 melawan NEC Nijmegen (1 Maret 2026).
  • Hubner dinilai memiliki kualitas bek tengah modern dan berpotensi berduet dengan Jerdy Schouten di PSV.

Suara.com - Performa bek Justin Hubner bersama Fortuna Sittard di Eredivisie mulai menarik perhatian.

Bahkan, ia dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk membela salah satu raksasa Belanda, PSV Eindhoven.

Penilaian tersebut disampaikan legenda sepak bola Belanda, Ferdi Vierklau. Ia mengaku terkesan dengan penampilan Hubner saat membantu Fortuna Sittard mengalahkan NEC Nijmegen dengan skor 3-2 pada 1 Maret 2026.

Dalam pertandingan itu, Hubner tampil penuh selama 90 menit dan turut menyumbangkan satu gol. 

Kontribusinya di lini belakang dinilai sangat penting dalam menjaga pertahanan tim tetap solid sepanjang laga.

Menurut Vierklau, bek berusia 23 tahun tersebut menunjukkan karakteristik lengkap sebagai bek tengah modern. 

Ia menilai kemampuan Hubner dalam membaca permainan dan menjaga kedisiplinan di lini belakang menjadi nilai tambah.

Legenda yang juga pernah memperkuat AFC Ajax itu bahkan menyebut Hubner berpotensi menjadi pasangan ideal bagi gelandang bertahan PSV, Jerdy Schouten, jika bergabung dengan klub tersebut.

“Justin Hubner dari Fortuna Sittard akan menjadi pasangan yang hebat dengan (Jerdy) Schouten,” kata Vierklau seperti dikutip dari Voetbal Primeur.

Baca Juga: Siapa Riono Asnan? Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya Meninggal Dunia Hari Ini

Vierklau juga menyoroti kemampuan Hubner dalam situasi bola mati. Ia menyebut bek Timnas Indonesia itu mampu menjadi ancaman ketika terjadi sepak pojok yang dieksekusi oleh Mohamed Ihattaren.

“Dia menjadi ancaman saat tendangan sudut Mo Ihattaren, tetapi dia pantas mendapatkan tempatnya terutama karena kerja defensifnya,” ujar Vierklau.

Selain itu, Hubner juga dinilai tampil disiplin ketika menghadapi para pemain NEC Nijmegen. 

Ia beberapa kali mengikuti pergerakan pemain lawan dan berhasil membuat lini serang tim tersebut kesulitan mengembangkan permainan.

“Dia secara konsisten mengikuti pemain lawannya melawan NEC dan juga beberapa kali merepotkan lawan,” tutup Vierklau.

Load More