Suara.com - Enam pemain mendapatkan perpanjangan kontrak dari tim juara bertahan Liga 1, PSM Makassar pada bursa transfer menjelang kompetisi Liga Indonesia musim depan.
Tercatat keenam pemain tersebut adalah Erwin Gutawa, Safrudin Tahar, Akbar Tanjung, Ardiansyah, Raka Okta, dan Harlan Suardi.
Keputusan untuk memperpanjang kontrak Erwin Gutawa dan Safrudin Tahar tidak terlepas dari solidnya penampilan kedua pemain tersebut di lini belakang PSM musim lalu.
"Ini adalah musim ketiga bagi Erwin berbaju PSM Makassar. Sedangkan Tahar adalah musim kedua. Erwin dan Tahar menjadi sosok tak tergantikan di lini pertahanan PSM Makassar," demikian pernyataan PSM di laman resmi klub, Selasa (16/5/2023).
"Mereka berperan penting mengantarkan PSM Makassar juara Liga 1 2022/2023. Ketangguhan sektor pertahanan PSM Makassar terbukti dengan menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit."
Selain itu, PSM juga menjelaskan jika penampilan ciamik dari Akbar Tanjung pada musim lalu membuat pemain bernomor punggung 45 itu mendapatkan perpanjangan kontrak selama satu musim.
Bersama PSM di bawah pelatih Portugal Bernardo Tavares musim lalu, Akbar Tanjung menjadi pemain penting di lini tengah Juku Eja dan menjadi pemain kedua dengan menit bermain terbanyak di bawah kiper Reza Arya Pratama.
"Peran Akbar Tanjung nyaris tak tergantikan di jajaran starting XI Pasukan Ramang (julukan PSM). Mulai dari turnamen pramusim, Piala AFC, dan Liga 1 2022/2023. Kontribusi besar Akbar Tanjung berujung pada gelar juara Liga 1 musim lalu," tulis PSM.
Selanjutnya tiga kiper PSM, Ardiansyah, Raka Octa dan Harlan Suardi juga dipastikan dipertahankan oleh manajemen untuk kompetisi musim depan.
Baca Juga: Persis Solo Perpanjang Kontrak Pemain '3 Paru-paru' Gavin Kwan Adsit
Ardiansyah diberikan kontrak baru dengan durasi dua tahun, Raka Octa mendapatkan kontrak baru berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan, sedangkan Harlan Suardi masih menyisakan kontrak dua tahun.
Sebelumnya, PSM juga telah memperpanjang kontrak tiga pemain penting mereka musim lalu yaitu Rasyid Bakri, Wiljan Pluim, Muhammad Arfan, dan Reza Arya Pratama.
Berita Terkait
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Insiden Kartu Merah Menit Akhir dan Kegundahan Rafael Struick yang Luput Jalani Musim Ideal
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Persebaya Dijuluki Kuburan Pelatih, Bernardo Tavares Justru Merasa Tertantang
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Prediksi Persita Tangerang vs Borneo FC di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Elkan Baggott Berpotensi Tinggalkan Ipswich Town Demi Menit Bermain Reguler Pada Bursa Transfer
-
Tetangga Arsenal dan Chelsea Kacau Balau: Pemain Ribut dengan Fans, Pelatih Buat Ulah
-
Bojan Hodak: Federico Barba Punya Kendala Adaptasi di Persib Bandung
-
Profil Antoine Semenyo: Dulu Ditolak Arsenal Kini Jadi Rekrutan Termahal Manchester City
-
Gengsi Tak Bisa Ditawar, Lucho Pasang Target Tiga Poin dari Persija Jakarta
-
Mario Balotelli Belum Pensiun, Resmi Dikontrak Klub UEA Sampai 2028
-
Bursa Transfer: Bayern Batal Rekrut Nico Schlotterbeck, Liverpool Semringah