Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan mengakui lemparan jauhnya dibahas oleh rekan setimnya untuk bisa dikonversi menjadi gol. Senjata andalannya itu membuat takjub pemain Tokyo Verdy.
Dalam laga terbaru Tokyo Verdy, Pratama Arhan akhirnya mendapatkan kesempatan sebagai starter. Ia kemudian unjuk gigi ketika timnya mendapatkan lemparan ke dalam.
Bahkan senjata andalan pemain asal Blora itu nyaris membuat gol bagi Tokyo Verdy. Sayang sundulan rekan setimnya yang menyambut lemparan jauh itu masih mengenai tiang.
Sayangnya dalam laga ini, Tokyo Verdy mengalami kekalahan dari FC Tokyo. Laga derby ini sangat sengit hingga berujung adu penalti dengan skor 8-9.
Nah, setelah pertandingan Arhan mengungkapkan bahwa rekan setimnya antusias dengan senjata andalannya, lemparan jauh. Bahkan mereka berdiskusi agar hal tersebut bisa dimanfaatkan menjadi gol.
"Kami menciptakan peluang dari lemparan jauh. Tentu kami berdiskusi di im sebelumnya untuk membahas bagaimana kami harus melakukan lemparan jauh. Hasilnya adalah pemandangan hari ini," ucap Arhan dikutip dari laman resmi Tokyo Verdy.
Lebih lanjut, mantan pemain PSIS Semarang ini menegaskan akan berusaha memberikan yang terbaik. Terlebih pertandingan melawan FC Tokyo yang punya level lebih tinggi membantu pengalamannya.
"Saya ingin melakukan yang terbaik untuk menunjukkan senjata saya dan apa yang bisa saya lakukan sekaran. Baik saya dan tim bisa merasakan derby lawan FC Tokyo. Ini akan menjadi pengalaman yang baik untuk masa depan," tukasnya.
Baca Juga: Piala Asia 2023: Vietnam Kok Senang Lawan Jepang Dahulu Baru Timnas Indonesia?
Berita Terkait
-
Emang Goklil! FIFA Puji Habis-habisan Aksi Pratama Arhan di Piala Kaisar Jepang, Sampai Sebut Kata "Terbaik" dan "Peluang Bagus"
-
Pratama Arhan Curhat Belum Banyak Dapat Menit Bermain di Tokyo Verdy, Stay Atau Pindah?
-
Pratama Arhan Diulas Laman FIFA, Lemparan Jauhnya Banjir Pujian
-
Kode Pratama Arhan untuk Tokyo Verdy usai Piala Kaisar: Andai Saya Dapat Kesempatan Lain...
-
Pratama Arhan Masuk Laman FIFA, Lemparan Jauh di Laga FC Tokyo vs Tokyo Verdy Dapat Pujian
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global