Suara.com - Pada awal bulan ini, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi kepada bek asing Borneo FC, Silverio Junio yang terlibat dalam pelanggaran pada pekan kedua BRI Liga 1 2023/2024.
Borneo FC merespons dengan keras terhadap keputusan tersebut. Mereka menyatakan keberatan dengan sanksi yang dijatuhkan dan merasa bahwa keputusan tersebut tidak adil.
Manajemen Borneo FC, yang diwakili oleh manajer tim Dandri Dauri, menyatakan bahwa sanksi tersebut dianggap janggal dan bahkan merasa bahwa PSSI telah mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka.
Mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres dalam proses pengambilan keputusan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus ini.
Dandri Dauri bahkan mengusulkan untuk mengganti orang-orang yang ada di Komdis PSSI.
Ia menyatakan bahwa ada indikasi bahwa beberapa anggota Komisi Disiplin mungkin memiliki agenda tersembunyi yang ingin mencegah Borneo FC untuk berkembang dan meraih prestasi di Liga 1.
Diketahui bahwa PSSI menyatakan bahwa insiden yang dilakukan oleH Silverio Junio tergolong sebagai "serious foul play."
Dalam laga pekan kedua Liga 1, Silverio diduga menendang wajah pemain lawan dari Bali United, yang merupakan tindakan yang dianggap melanggar aturan dengan serius.
Sebagai sanksi atas pelanggaran tersebut, Silverio dijatuhi denda sebesar Rp10 juta dan mendapatkan larangan main dalam satu pertandingan.
Baca Juga: Ogah Kehilangan Poin, Persis Solo Siap Tampil Ofensif Lawan Persib
Namun, Borneo FC merasa bahwa sanksi tersebut tidak adil dan mempermasalahkan fakta bahwa Komdis PSSI tidak memberikan hak untuk melakukan banding atas keputusan tersebut.
Borneo FC percaya bahwa pemainnya tidak melakukan pelanggaran dengan sengaja. Namun, penting untuk dicatat bahwa keputusan Komdis PSSI didasarkan pada pertimbangan aturan dan bukti yang ada.
Jika Borneo FC ingin melakukan banding, biasanya ada prosedur dan waktu tertentu yang ditetapkan untuk mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan.
Oleh karena itu, dalam kasus ini, Borneo FC mungkin merasa bahwa proses banding tidak diberikan atau diakomodasi dengan baik, yang menjadi salah satu alasan keberatan mereka terhadap keputusan Komdis.
“Dari awal saya pernah katakan, Komdis tidak memberikan ruang jawab dari awal. Keputusan tidak boleh banding.” ucap Dandri Dauri.
“Ini persoalan besar. Tim dikebiri, mau sampai kapan? Rp10 miliar atau berapapun, kalau caranya seperti ini tentu tidak akan pernah maju.” sambungnya.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta