Suara.com - Dokter Syarif Alwi, yang menjabat sebagai Kepala Medis PSSI, memberikan informasi positif mengenai pemulihan kondisi Amar Brkic yang sebelumnya mengalami gangguan pencernaan dan diare. Saat ini, Brkic telah sepenuhnya pulih dan dapat berpartisipasi dalam sesi latihan Timnas Indonesia U-17.
Gangguan pencernaan tersebut membuat Brkic tidak dapat bermain dalam pertandingan melawan Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (10/11) lalu.
Pemain berposisi sebagai bek sayap kanan ini akhirnya harus dicadangkan karena kondisinya yang tidak memungkinkan.
"Sekarang sudah baik. Sudah bagus. Sudah bisa berlatih. Kita jaga makannya. Dia kan dari kecil tinggal di Jerman, kemudian ada perbedaan makanan di sini. Ada problem sedikit," kata Syarif.
Dokter Alwi juga mengonfirmasi pemulihan kondisi Frank Wormuth, konsultan pelatih PSSI yang juga mengalami gangguan pencernaan serupa.
Kejadian ini menunjukkan bahwa perubahan pola makan dan lingkungan dapat memengaruhi kesehatan para pelatih dan pemain.
Berbicara tentang kondisi pemain lainnya, Dokter Syarif memastikan bahwa tidak ada cedera yang signifikan. Meskipun beberapa pemain mengalami keram, mereka dalam keadaan aman dan siap untuk bermain.
"Kondisi pemain semuanya, setelah kita malam tiba kita pengecekan selesai makan dan lain-lain, semua pagi ini dalam keadaan fit, sehat setelah kita pengecekan," jelasnya.
Pemeriksaan rutin dan perhatian terhadap pola makan menjadi bagian integral dari perawatan kesehatan para atlet.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Menang Mati-matian Hadapi Ekuador, Jokowi: Ya, Memang Ranking-nya Beda
Terkait dengan pemain yang terpaksa ditarik keluar selama pertandingan, Dokter Syarif menganggapnya sebagai hal yang wajar.
Pemain seperti Ji Da Bin dan Jehan Fahlevi diambil dari lapangan karena mengalami kendala tertentu saat bersaing melawan Ekuador.
Dengan pemulihan kesehatan pemain dan langkah-langkah pencegahan yang diambil, Timnas Indonesia U-17 optimis menghadapi tantangan berikutnya dengan performa terbaik mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!