Suara.com - Ragnar Oratmangoen, seorang pemain yang kini aktif di Liga Belanda, menjadi perbincangan hangat sebagai salah satu calon naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain yang saat ini membela klub Fortuna Sittard ini menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk menjadi bagian dari skuad Merah Putih.
Kabar ini semakin terang setelah Ragnar Oratmangoen secara langsung berjumpa dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Hal itu diketahui dalam unggahan terbaru Erick Thohir di Instagram. Dia menegaskan Ragnar Oratmangoen bersedia membela Timnas Indonesia.
"Selamat datang di Indonesia, Ragnar Oratmangoen! Ragnar yang bermain di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie bersama Fortuna Sittard punya komitmen untuk membela Merah Putih," tulis Erick Thohir di Instagram.
"Semoga Ragnar bisa ikut memberikan kontribusi untuk sepak bola Indonesia."
Keputusan Ragnar Oratmangoen untuk dinaturalisasi memberikan harapan positif bagi Timnas Indonesia, terutama dalam mengatasi kekurangan penyerang yang tajam.
Pemain ini memiliki darah Indonesia melalui sang ayah yang berasal dari Maluku, menambah daftar pemain keturunan yang sedang menjalani proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Selain Ragnar Oratmangoen, pemain-pemain seperti Jay Idzes (Venezia), Nathan Tjoe-A-On (Swansea City), dan Justin Hubner (Wolves) juga merupakan bagian dari proses naturalisasi yang sedang berlangsung.
Berikut sederet fakta Ragnar Oratmangoen calon striker naturalisasi Timnas Indonesia
Baca Juga: Bukan Tim Kaleng! Maroko Punya 3 Kelebihan Menurut Bima Sakti, Timnas Indonesia Bakal Kalah?
1. Keturunan Indonesia
Ragnar Oratmangoen tercatat sebagai salah satu pemain di Eropa yang memiliki garis keturunan Indonesia. Ayahnya berasal dari Maluku, meskipun Ragnar menyebut bahwa ayahnya lahir di Belanda. Nenek moyangnya, bersama sejumlah orang Maluku, datang ke Indonesia pada tahun 1950-an.
Selain menjadi pemain dengan latar belakang keturunan Indonesia, Ragnar Oratmangoen juga dikenal sebagai pemain Muslim.
Hal ini dapat dilihat dari akun Instagram pribadinya (@0ratmangoen), di mana ia menuliskan kata Alhamdulillah dalam bio akunnya.
Selain itu, Ragnar Oratmangoen juga kerap membahas diksriminasi musim di Eropa. Salah satunya ketika dengan mengkritik kebijakan senat Prancis yang berupaya melarang penggunaan jilbab dalam dunia olahraga.
Pemain berdarah Maluku itu mengunggah ulang postingan akun @islamify yang mengecam upaya senat Prancis yang melarang penggunaan jilbab bagi atlet.
3. Memulai Karier dari Kasta Kedua Liga Belanda
Ragnar Oratmangoen mengawali karier bersama tim Belanda, Top Oss Youth. Kemudian pada 2008, Ragnar Oratmangoen gabung tim profesional Belanda, NEC Nijmegen.
4. Pemain Serba Bisa
Ragnar Oratmangoen dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu bermain di beberapa posisi. Menurut catatan Transfermarkt, ia telah berperan sebagai penyerang, winger, dan gelandang serang selama kariernya.
5. Belum Pernah Abroad
Ragnar Oratmangoen tercatat menjalani kariernya hingga kini cuma di Belanda. Dia mengawalinya bersama klub TOP Oss pada 2008/2009 sebelum pindah ke NEC, untuk kemudian bermain untuk FC Oss dengan status pinjaman pada 2018.
Seteahnya, dia berpindah-pindah dari kembali ke TOP Oss, hengkang ke SC Cambuur, memperkuat Go Ahead Eagles hingga dipinang FC Groningen pada Juli 2022.
Kini, dia tengah menjalani masa peminjaman bersama Fortuna Sittard dan dijadwalkan kembali ke Groningen pada Juni 2024.
Berita Terkait
-
Ini Penyebab Egy Maulana Vikri dan Edo Febriansah Dicerat dari Skuat Timnas Indonesia Lawan Irak
-
Timnas Indonesia U-17 Pakai Strategi Maroko, Hadirkan Sosok Ini Demi Raih Kemenangan
-
Erick Thohir Umumkan Ragnar Oratmangoen akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
-
Resmi! Ragnar Oratmangoen akan Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia
-
Alasan Timnas Indonesia U-17 Bisa Tersingkir Meski Finis Peringkat Tiga Grup A Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
NGERI! Fisik Pemain Cape Verde, Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026
-
Harry Kane akan Kaya Raya jika Terima Tawaran Klub Arab Saudi, Gaji Dua Kali Bayern Munich
-
Bobotoh Bersuara: Away Day ke Thailand, Fans Harap Persib Bawa Pulang Kemenangan
-
Jelang Duel ACL 2: Pelatih Ratchaburi Waspadai Persib, Bojan Hodak Balas dengan Kabar Baik
-
Valuasi Inter Miami Tembus Rp23,4 Triliun, Geser LAFC dari Puncak MLS
-
Agenda Menggunung di 2026, PSSI Siapkan Strategi Khusus untuk Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Diajak Uji Coba Lawan Peserta Piala Dunia 2026, Ini Bocorannya!
-
Bawa Como 1907 Singkirkan Napoli, Berapa Bos Djarum Bayar Gaji Cesc Fabregas?
-
3 Alasan Wonderkid PSV Sebas Ditmer Layak Jadi Rebutan Timnas Indonesia
-
Viral! Ditahan Imbang West Ham, Fans Manchester United Puasa Cukur Rambut Hampir 500 Hari