Suara.com - Manajer Manchester United, Erik ten Hag menegaskan timnya akan tetap fokus dan takkan terintimidasi saat melakoni laga hidup mati di Turki melawan tuan rumah Galatasaray dalam lanjutan Liga Champions 2023/2024.
Manchester United mengusung misi wajib menang saat tandang ke Istanbul untuk menghadapi Galatasaray pada matchday 5 Grup A Liga Champions di Stadion Rams Park, Kamis (30/11) dini hari nanti pukul 00:45 WIB.
Persaingan untuk jadi runner-up Grup A untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions, menemani Bayern Munich, memang masih sangat panas.
Klasemen Grup A dipimpin oleh Bayern, yang sudah pasti lolos ke babak 16 besar dan jadi juara grup, dengan poin sempurna 12 dari empat laga.
Di belakang Bayern, ada FC Copenhagen dan Galatasaray yang masing-masing memiliki 4 poin.
Sementara Manchester United menempati posisi terbawah dengan 3 poin, usai baru sekali menang dan tiga kali kalah dari empat laga yang mereka lakoni sejauh ini.
Bagi Manchester United, praktis tim Setan Merah wajib memenangkan laga ini.
Kekalahan di Stadion Rams Park markas Galatasaray akan menutup kans Bruno Fernandes dan kawan-kawan lolos ke 16 besar Liga Champions musim ini.
Namun, memenangkan pertandingan bakal tidak mudah. Galatasaray pasti juga akan mengincar kemenangan, terlebih mereka akan bermain di depan publik sendiri di depan puluhan ribu suporter Turki yang dikenal sangat fanatik.
Baca Juga: Galatasaray Tanpa Dua Pemain Pilar, Tetap Pede Singkirkan Manchester United dari Liga Champions
Apa pun itu, Erik ten Hag selaku manajer Manchester United mengatakan pasukannya harus tetap tenang dan mengendalikan emosi mereka pada laga nanti.
Namun, Ten Hag yakin skuad Setan Merah tak akan terintimidasi publik Galatasaray.
"Kami tahu bagaimana Galatasaray dan suporternya di kandang. Banyak yang bilang itu 'neraka', sah-sah saja jika melihat atmosfernya," ucap Ten Hag dalam konferensi pers pra-pertandingan, seperti dilansir Tribal Football, Rabu (29/11).
"Saya yakin kami bisa (menang tandang di Eropa) dan kami percaya diri. Kami tak akan gentar atau takut pada laga nanti. Seluruh pemain, ofisial, skuad ini penuh percaya diri," sesumbar eks pelatih FC Utrecht dan Ajax itu.
"Pertandingan-pertandingan tandang terakhir kami di liga (domestik) juga berlangsung di tempat yang tidak bersahabat. Tapi, kami bermain dengan sangat baik. Kami sangat tenang."
"Tim ini juga tahun lalu di Barcelona (di Liga Europa) tampil bagus, jadi kami tahu bagaimana menghadapinya dan saya yakin besok akan menjadi tim yang percaya diri di lapangan."
Berita Terkait
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat