Suara.com - Manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, jadi sorotan jelang laga lanjutan Liga Inggris melawan Manchester United. Pochettino dulu memang sempat sangat santer dikaitkan dengan pekerjaan melatih di Manchester United.
Chelsea-nya Mauricio Pochettino akan menjajal kekuatan Manchester United asuhan pelatih Erik ten Hag dalam laga tandang pekan ke-15 di Old Trafford, Kamis (7/12) dini hari WIB nanti.
Pada masa lalu, Pochettino sempat dikaitkan dengan Manchester United di beberapa kesempatan.
Namun pada musim panas 2022, Manchester United akhirnya menjatuhkan pilihan pada Ten Hag untuk jadi manajer anyar klub.
Pada konferensi pers jelang duel Manchester United vs Chelsea ini, Pochettino pun mendapatkan pertanyaan apakah dirinya menyesal gagal melatih Manchester United.
Sebab, musim ini pun Manchester United sangat inkonsisten cenderung buruk bersama Ten Hag, seperti halnya Chelsea musim ini di musim perdana Pochettino.
"Anda tertawa, tetapi Anda mencoba membuat saya terlalu banyak bicara dan melakukan kesalahan. Kami harus menghormati klub lain," kata Mauricio Pochettino kepada awak media, seperti dilansir Sky Sports, Rabu (6/12).
"Saya bukan orang yang bisa diajak bicara (soal situasi sulit di Manchester United saat ini. Jika Anda bertanya kepada saya apakah bahagia di sini (Chelsea)? Ya, tentu saja," imbuh pelatih asal Argentina tersebut.
Pochettino meyakini jika Ten Hag adalah sosok yang tepat untuk menukangi Manchester United. Pochettino sudah kagum dengan Ten Hag sejak masih melatih Ajax.
Baca Juga: Manchester United vs Chelsea: Kental Aroma Dendam Erik ten Hag pada Mauricio Pochettino
"Erik ten Hag pelatih yang fantastis. Ketika saya menghadapi Ajax di Tottenham, semua orang membicarakan timnya atau dia. Bagi saya, Ten Hag adalah pelatih luar biasa," urai Pochettino yang sempat lama menukangi Spurs.
Tag
Berita Terkait
-
Melihat Desain Jersey Baru Manchester United untuk Musim 2026/2027, Yes or No?
-
Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026
-
Daniel Levy Tak Pernah Bayangkan Tottenham Terjebak Zona Degradasi
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Semen Padang vs Persebaya, Bernardo Tavares Waspadai Jebakan Blok Rendah Kabau Sirah
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?
-
Ilmuwan Peringatkan Suhu Ekstrem Piala Dunia 2026 Bisa Mengancam Keselamatan Pemain
-
Menebak Sosok Pemain Keturunan Incaran John Herdman, Salah Satunya Sudah di Indonesia?
-
Tekad Marc Klok Jelang Dua Laga Penentu Persib: Hadapi Apa Pun Demi Juara
-
Melihat Desain Jersey Baru Manchester United untuk Musim 2026/2027, Yes or No?
-
John Herdman Ajukan 5 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
-
Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Sampaikan Duka atas Wafatnya Ibunda Bojan Hodak
-
Dortmund Sindir Arsenal soal Gol Set Piece usai Juara Premier League International Cup