Suara.com - Belakangan ini, pemain naturalisasi milik salah satu klub peserta BRI Liga 1, Borneo FC, Diego Michiels, sempat membuat netizen merasa geram karena kritik yang dilayangkannya kepada Timnas Indonesia. Lalu, bagaimana statistik Diego Michiels musim ini?
Diego Michiels sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertanding melawan Timnas Indonesia melalui akun Instagram-nya. Dia menawarkan pertandingan itu digelar di akhir musim.
“Bisakah uji coba Timnas vs Borneo FC? Siapa tahu bisa akhir musim,” tulis Diego Michiels dilansir dari akun Instagram pribadinya, Rabu (3/1/2024).
Meskipun demikian, unggahan Diego Michiels itu sudah sempat dihapus. Sebab, dia mendapatkan banyak sekali kecaman dari netizen karena dianggap merendahkan Timnas Indonesia.
Tantangan semacam ini memang cukup mengejutkan. Sebab, Diego Michiels yang sudah berusia 33 tahun merasa sangat tertantang untuk menjajal kekuatan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Lalu, sebetulnya bagaimana catatan yang diukir oleh Diego Michiels pada musim ini? Masih layakkah pemain keturunan Belanda ini memperkuat Timnas Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Performa Diego Michiels bersama Borneo FC pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 memang memperlihatkan grafik yang tak stabil. Pemain kelahiran Deventer, Belanda, ini tak terhitung konsisten.
Di bawah asuhan pelatih Pieter Huistra, Diego memang sempat menjadi amunisi andalan pada awal musim. Dia selalu bermain sebagai starter sekaligus menjadi kapten Borneo FC pada 11 pertandingan awal musim ini.
Memasuki pekan ke-12, Diego mulai dibangkucadangkan. Dia lebih banyak memulai pertandingan dari bench karena kalah bersaing dengan bek kiri milik Borneo FC lainnya, Leo Guntara.
Dari segi menit bermain, jumlah yang dicatatkan oleh bekas pemain Arema FC ini tak begitu apik. Dia hanya mampu mengukir 988 menit bermain dari total 20 pertandingan di BRI Liga 1 2023/2024.
Kontribusinya juga terhitung sangat minim. Sebab, Diego Michiels hanya sanggup menyumbangkan satu assist saja pada musim ini. Dari semua penampilannya itu, Diego juga hanya sanggup mengukir 22 kali tekel, 45 kali intersep, dan 27 kali sapuan.
Jumlah ini memang terhitung sangat jauh dari statistik Leo Guntara. Pemain berusia 29 tahun itu sukses mengukir 1.143 menit bermain dari 20 laga. Kontribusinya mencapai dua gol dan dua assist. Leo Guntara mampu menghasilkan 28 kali tekel, 42 intersep, dan 22 kali sapuan.
Melihat performa semacam ini, Diego Michiels memang sudah tak begitu mumpuni untuk mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong. Dia bakal kalah bersaing dengan pemain-pemain lainnya di skuad Timnas Indonesia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Bersinar di FC Twente, Mees Hilgers Ungkap Alasan Belum Mau Terima Pinangan Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Dari Qatar ke Jakarta, Tak Ada Libur Bagi Kadek Arel di Jeda BRI Liga 1
-
Terlepas dari Kebobolan 4 Gol, Statistik Timnas Indonesia Banyak yang Lebih Unggul
-
Seperti yang Telah Diprediksi, Coach Shin Coret Nama Ini dari Skuat Piala Asia 2023
-
Profil Ahmed Ekrawa, Kapten Libya yang Kecup Pratama Arhan Sekaligus Acak-acak Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya