Suara.com - Maarten Paes akan segera bereuni dengan Shayne Pattynama di Timnas Indonesia setelah dikonfirmasi bakal menjalani proses naturalisasi.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Erick Thohir yang bertemu dengan kiper klub MLS, Dallas FC, tersebut. Paes juga disebut Erick sudah berpamitan dengan nenek dan orang tuanya.
“Nanti malam saya akan makan sama Maarten Paes yang jauh-jauh dari Dallas, dari Amerika Serikat,” ungkap Erick Thohir kemarin saat menghadiri Konferensi Pers Garudayaksa di Stadion Gelora Bung Karno (8/1/2023).
“Ini investasi, (dia) sendiri mau memperkuat timnas, terharu enggak? Saya mah luar biasa,” lanjutnya.
Maarten Paes yang berkiprah di MLS ini bukan kiper main-main. Posisinya sebagai kiper utama di FC Dallas, memberikan menit bermain yang bagus. Demikian pula dengan capaian prestasinya.
Maarten Paes adalah pesepakbola kelahiran Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998. Untuk darah Indonesia sendiri, diketahui bahwa Maarten Paes memiliki darah keturunan dari sang nenek yang lahir di Tanah Air.
Kariernya di MLS dimulai saat pada Januari 2022. Ia dipinjamkan oleh FC Utrecht ke FC Dallas, namun Maarten Paes langsung jadi pilihan utama di bawah mistar.
Tak ayal enam bulan berselang atau pada Juli 2022, FC Dallas memutuskan mempermanenkan Maarten Paes dengan biaya 1 juta euro.
Jauh sebelum di MLS, Paes mengawali kiprah di VV Union, sebelum akhirnya bermain bagi tim tanah kelahirannya, yakni NEC Nijmegen.
Baca Juga: Biodata dan Prestasi Maarten Paes, Mantan Kiper Andalan FC Utrecht yang akan Bela Timnas Indonesia
Di NEC Nijmegen, Maarten Paes bermain sejak level akademi hingga berhasil menembus tim utama sebagai kiper pelapis sejak tahun 2016.
Maarten Paes mencari peruntungan baru dengan pindah ke FC Utrecht pada 2018. Sayangnya, ia tak tampil reguler di sana dengan catatan 48 penampilan sebelum pindah ke FC Dallas.
Nah saat bergabung dengan FC Utrecht ini, Maarten Paes pernah satu tim dengan Shayne Pattynama di FC Utrecht U-21 alias Jong Utrecht.
Keduanya pernah sama-sama membela Jong Utrecht pada tahun 2017 hingga 2019 silam. Setelahnya, Maarten Paes berhasil promosi ke tim utama FC Utrecht, sedangkan Shayne Pattynama memutuskan hijrah ke klub Belanda, SC Telstar.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Maarten Paes Jalani Proses Naturalisasi, Kekasihnya Luna Bijl Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih
-
Maarten Paes Tambah Daftar Jebolan FC Utrecht Bela Timnas Indonesia
-
Jelang Hadapi Iran, Rafael Struick Bocorkan Menu Latihan Timnas Indonesia
-
Barisan Penyerang Timnas Indonesia Melempem Jelang Piala Asia 2023, Rafael Struick Berambisi Cetak Gol
-
Timnas Indonesia Bisa Bikin Malu Iran Jika menang, Ini Alasannya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR