Korban yang diduga mengatakan kepada jaksa penuntut umum bahwa ia berdansa dengan Alves dan dengan sukarela masuk ke kamar mandi, namun kemudian ketika ia ingin pergi, Alves tidak membiarkannya. Ia mengaku bahwa Alves menamparnya, mencela dirinya, dan memperkosanya.
Alves membantah tuduhan tersebut.
"Kami berdua sedang menikmati diri kami," ucap Alves, sambil berkali-kali mengatakan bahwa wanita tersebut tidak pernah meminta untuk pergi atau memberikan indikasi bahwa ia tidak ingin berhubungan seks dengannya.
Ia juga membantah bahwa ia menamparnya atau mencela wanita tersebut.
Menurut temannya, Alves dan wanita tersebut menari bersama dan menunjukkan "chemistry" sebelum pergi ke kamar mandi dan dia tidak melihat ada yang salah dengan wanita tersebut setelahnya.
Seorang psikolog forensik yang memeriksa wanita tersebut bersaksi bahwa dia menderita gejala "pasca-trauma", sebuah kesimpulan yang dibantah oleh ahli dari luar yang dipanggil oleh pihak pembela.
Sepanjang karir yang berlangsung lebih dari 20 tahun, Alves memenangkan gelar besar bersama klub elit termasuk Barca, Juventus dan PSG.
Dia juga membantu Brasil memenangkan dua Copa America dan satu medali emas Olimpiade pada usia 38 tahun.
Dia bermain di Piala Dunia ketiganya, satu-satunya gelar besar yang belum dia menangkan, pada tahun 2022.
Dia bermain untuk Barca dari 2008-16 dan sempat bergabung kembali dengan klub untuk periode kedua pada tahun 2022 sebelum pindah ke Meksiko bersama Pumas.
Baca Juga: Frenkie De Jong Kembali Pupus Harapan Manchester United, Bilang Begini Jelang Napoli vs Barcelona
Kontrak Alves dengan klub Meksiko tersebut diputus segera setelah penangkapannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey