Suara.com - Pemain Persita Tangerang, Jack Brown menjawab pertanyaan apakah dirinya berhasrat dipanggil ke timnas Indonesia U-23 yang tidak lama lagi akan mentas di Piala Asia U-23 2024.
Shin Tae-yong dipusingkan dengan pemanggilan pemain untuk Piala Asia U-23 2024. Sebab, beberapa klub seperti Borneo FC, Persija Jakarta, hingga PSS Sleman ogah melepaskan pemain.
Situasi ini bisa membuat Shin Tae-yong memanggil nama-nama lain. Maka dari itu, Jack Brown ditanya peluang terkait dirinya dipanggil ke timnas Indonesia.
Pemain berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dirinya tidak ingin berpikir terlalu jauh. Ia hanya mau fokus menjalani hari ke hari.
"Saya selalu berlatih setelah cedera lama, saya selalu kerja keras di setiap sesi latihan," ucap Jack Brown dikutip dari laman resmi Persita.
"Saya setiap hari ada perkembangan, saya tidak mau fokus terlalu jauh, namun ingin fokus untuk besok. Latihan kedepan dan untuk meningkatkan performa lagi," sambungnya.
Adapun Jack Brown dulu pernah menjadi andalan Shin Tae-yong di timnas Indonesia U-19. Sayangnya kariernya meredup karena mengalami cedera parah yang membuatnya hilang bak ditelan bumi selama dua tahun terakhir.
Musim ini, mantan pemain Lincoln City sudah sembuh dari cedera dan bermain untuk Persita Tangerang. Sejauh ini, ia baru mencatatkan dua laga.
Terbaru Jack Brown tampil ketika Persita ditahan Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 dengan skor 1-1. Ia menyampaikan terima kasih kepada pelatih karena sudah memberinya kepercayaan bermain.
Baca Juga: Ribut-ribut Klub vs Timnas, Hokky Caraka Pasrah soal Kans Tampil di Piala Asia U-23
"Persebaya tim yang sangat kuat, saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang telah memberi saya kesempatan," kata Jack Brown
"Saya juga ingin meminta maaf karena tim tidak bisa meraih tiga poin, tapi semua pemain bekerja sangat keras. Dan semoga untuk pertandingan kedepannya kita mendapat hasil yang bisa lebih baik. Kita pasti kerja keras lagi di latihan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Bongkar Strategi Timnas Indonesia Bakal Terus Pakai Pemain Naturalisasi Dalam Jumlah Besar
-
Ciamik di Liga 1, 3 Pemain ini Layak Jadi Opsi Timnas Indonesia untuk Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
10 Pemain BRI Liga 1 yang Berpotensi Absen Perkuat Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong Makin Pusing
-
Mental Juara! Ini Modal Besar Timnas Indonesia untuk Menggila di Piala Asia U-23 2024
-
Piala Asia U-23: Hokky Caraka Optimis Timnas Indonesia U-23 Bisa Capai Target Tanpa Dirinya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi