Lokolingoy sendiri bermain bagi Sydney FC selama dua tahun dengan 19 penampilan di segala ajang. Pada 2019, ia kemudian dilepas secara gratis dan bergabung Brisbane Roar.
Di Brisbane Roar, karier Lokolingoy juga tak berjalan mulus. Hanya beberapa bulan bermain di klub tersebut, ia kembali dilepas secara gratis dan bergabung tim Hong Kong, Pegasus FC.
Setelah mencoba Abroad, Lokolingoy sempat kembali ke Australia pada 2020 dan membela klub-klub lainnya seperti Sydney Olympic, Marconi Stallions, dan Wellington Phoenix dengan durasi amat singkat.
Pada tahun 2022, Lokolingoy pun sempat Abroad kembali dengan bergabung klub Malta, Zebbug Rangers. Ia bermain bagi klub ini selama setahun dengan total 27 penampilan dan 11 gol.
Catatan itu membuat Arema FC kemudian meminangnya pada 2023, untuk menjadi salah satu penggawa asingnya di Liga 1 2023/2024.
Ada yang menarik sepanjang karier Lokolingoy bersama Arema FC. Di awal-awal bergabung, ia sempat dipasang sebagai gelandang bertahan.
Kemudian, Lokolingoy bermain sebagai winger. Tapi, performanya justru juga tak cukup apik saat awal-awal bergabung Arema FC.
Kepergian Gustavo Almeida pada bursa transfer kedua Liga 1 2023/2024 dan kedatangan Widodo C Putro pun seakan menjadi berkah bagi Lokolingoy.
Karena dua faktor tersebut, Lokolingoy pun kembali menjadi penyerang murni. Terbukti dari tiga laga terakhir, ia berhasil melesakkan total empat gol.
Baca Juga: Rahasia Charles Lokolingoy Tampil Menggila Bareng Arema FC di 2 Laga Terakhir
Dengan performanya yang tengah menanjak, ada kemungkinan Lokolingoy akan terus memberi sumbangan penting untuk membawa Arema FC terlepas dari jerat degradasi.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Rahasia Charles Lokolingoy Tampil Menggila Bareng Arema FC di 2 Laga Terakhir
-
Mantan 'Anak Kesayangan' Shin Tae-yong Borong 2 Gol Lawan Persija, Layak Kembali ke Timnas Indonesia?
-
Persija Main Bagus tapi Kalah Terus, Thomas Doll Bongkar Biang Keroknya
-
Pemain Persija Kambing Hitamkan Wasit usai Kalah dari Arema FC, Soroti Hukuman Penalti dan Kartu Merah
-
BRI Liga 1: Takluk 3-2 dari Arema FC, Pelatih Persija Ungkapkan Rasa Kecewa
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Jelang Final FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Punya 3 Fakta Menarik!
-
Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Penghargaan PSSI Awards
-
Wajib Main, Jens Raven Ternyata Punya Statistik Lumayan Bagus!
-
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra di Final FIFA Series 2026, Apa Pertimbangannya?
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Mirip Barca dan Real Madrid di Spanyol, Rizki Ridho Lakukan Hal Serupa Demi Timnas Indonesia
-
Pergantian Taktik dan Pola yang Bisa Dilakukan John Herdman di Laga Kontra Bulgaria
-
Kevin Diks Waspadai Keunggulan Fisik Timnas Bulgaria Meski Tak Bawa Kekuatan Penuh