Suara.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, menyarankan Shin Tae-yong untuk kembali memanggil bek Bali United, Ricky Fajrin, untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Bung Towel berkaitan dengan kualitas pemain-pemain yang sebetulnya tampil konsisten di Liga 1. Sebab, menurut Bung Towel, Liga 1 merupakan kompetisi elite yang dimiliki Indonesia.
Dia mengatakan, sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sebetulnya juga ikut bertanggung jawab untuk mengakselerasi perkembangan kompetisi di tanah air. Sebab, dari sanalah muncul pemain-pemain yang berpotensi jadi amunisi tim nasional.
Baca Juga: 5 Calon Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dua Nama Sudah Diproses
“Posisi Liga 1 kita katakanlah belum bisa dibilang baik. Belum sempurna, iya. Tapi sepak bola level elite negara kita itu kan suka tidak suka di situ,” kata Bung Towel dikutip dari akun TikTok @Sport77official.
“Lalu ketika seorang pelatih internasional di-hire, sebagai pelatih kepala Timnas, dia harus mengakselerasi itu, Dasarnya dari mana, ya dari level kompetisi elite itu Liga 1. Jadi, mau tidak mau dia harus ambil dari situ,” tambahnya.
Lelaki berusia 53 tahun itu menilai, Shin Tae-yong tak begitu aktif memantau para pemain yang tampil oke di kompetisi domestik. Padahal, pelatih asal Korea Selatan itu sempat meminta perbaikan Liga 1.
Menurut Bung Towel, salah satu bukti pentingnya kompetisi domestik untuk memunculkan pemain berkualitas ialah Yakob Sayuri. Pemain asal PSM Makassar ini menjadi salah satu pemain lokal jebolan Liga 1 yang bisa tampil apik di Piala Asia 2023.
Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Bantai Thailand Jelang Piala Asia U-23 2024
Baca Juga: Jairo Riedewald Dilaporkan Tolak Tawaran Suriname Demi Perkuat Timnas Indonesia
“Nah sekarang, waktu Piala Asia 2023, kalimat dia (Shin Tae-yong apa? Perbaiki liganya. Oke fine. Sebuah kritikan untuk liga. Tapi ketika ada sebuah kritikan untuk liga, setelah Piala Asia 2023 dia libur lama ke kampung halamannya,” katanya.
“Padahal liga berputar laga. Kenapa dia nggak memanfaatkan untuk jalan-jalan dari stadion ke stadion untuk melihat. Padahal kenyataannya di Piala Asia 2023, yang menurut saya memberikan perbedaan di luar pemain naturalisasi adalah Yakob Sayuri,” tambahnya.
Tak hanya itu, Tommy Welly juga berharap Shin Tae-yong bisa memanggil pemain-pemain yang sebetulnya tampil oke di Liga 1. Salah satu contoh yang disebut oleh Bung Towel ialah bek Bali United, Ricky Fajrin.
Di mata Bung Towel, Ricky Fajrin belum habis. Sebab, bek berusia 28 tahun itu tampil sangat konsisten bersama Serdadu Tridatu. Selain berstatus sebagai kapten, pemain asal Semarang ini juga terlihat bisa menampilkan performa apik di banyak posisi.
“Jadi, sebetulnya ada. Hanya mata kita cukup jeli nggak. Mata kita mau buka nggak. Mau fair nggak buat kasih kesempatan untuk semua. Buat saya, Ricky Fajrin itu belum habis,” ujar Bung Towel.
“Tapi, di mata Shin Tae-yong kan habis tuh generasi itu. Begitu dia datang dari liburan, dia kemudian berangkat lagi ke Eropa mengunjungi pemain-pemain naturalisasi. Kok Liga 1 nya nggak ditengoki?” tambahnya.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Jairo Riedewald Dilaporkan Tolak Tawaran Suriname Demi Perkuat Timnas Indonesia
-
5 Calon Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, Dua Nama Sudah Diproses
-
Tak Seganas Seniornya, Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Telan Dua Kekalahan Beruntun
-
Nathan Tjoe-A-On Ungkap Sang Kakek Saksikan Debutnya di Timnas Indonesia: Dia Sangat Bangga
-
Mengulas Kekuatan Australia, Lawan Timnas Indonesia di Grup A Piala Asia U-23 2024
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia