Suara.com - Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan dari Timnas Irak U-23 1-2 dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Kamis (2/5/2024) .
Garuda Muda sempat unggul lebih dulu melalui sepakan Ivar Jenner, Irak menyamakan skor melalui Zaid Tahseen sebelum menutup laga dengan gol dari Ali Jasim pada menit 96.
Kekalahan tersebut juga memaksa Timnas Indonesia U-23 menghadapi play-off melawan Guinea untuk tiket terakhir ke Olimpiade 2024.
Performa timnas Indonesia terus menurun, meskipun mereka memulai dengan permainan ofensif. Berikut tiga pemain yang tampil di bawah ekspektasi.
1. Rio Fahmi
Ilham Rio Fahmi menunjukkan penampilan cukup baik sebagai wing back kanan, berusaha membantu serangan.
Namun, sisi kanan kurang aktif dalam memberikan ancaman, terutama pada babak kedua.
Pada umumnya, tidak banyak upaya dilakukan untuk mengembangkan serangan dari sisi kanan, yang membuat pola serangan Timnas Indonesia U-23 menjadi mudah ditebak oleh pemain Irak.
Baca Juga: Top Skor Piala Asia U-23 2024, Penyerang Irak Doakan Timnas Indonesia U-23 Bisa Lolos Olimpiade
Marselino Ferdinan dari KMSK Deinze mendapat kritik karena dianggap terlalu egois dalam permainannya.
Dia sering memaksakan diri dengan menahan bola terlalu lama daripada mengoper kepada rekan satu tim.
Hal ini mengakibatkan serangan Timnas Indonesia U-23 terhambat dan kurang lancar, memberi waktu pada bek dan gelandang Irak U-23 untuk kembali mengatur pertahanan.
Selain itu, Ferdinan cenderung lebih memilih tendangan spekulatif dari jarak jauh daripada bermain dengan umpan-umpan pendek bersama rekan setimnya.
3. Rafael Struick
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?