Bola / Bola Dunia
Kamis, 05 Maret 2026 | 16:30 WIB
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan. (YouTube/ FIFA)
Baca 10 detik
  • Pihak penyelenggara Piala Dunia 2026 memastikan tidak ada operasi imigrasi besar selama turnamen berlangsung.
  • Ketua tuan rumah New York-New Jersey menerima jaminan langsung dari pemerintah federal terkait penegakan hukum.
  • Penyelenggaraan acara ini memerlukan koordinasi keamanan yang kuat antara aparat lokal, negara bagian, dan federal.

Suara.com - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 muncul kekhawatiran soal kemungkinan operasi penegakan imigrasi besar-besaran oleh petugas imigrasi Amerika Serikat.

Namun pihak penyelenggara memastikan pemerintahan Donald Trump tidak akan menggelar operasi khusus selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Kepastian itu disampaikan ketua komite tuan rumah New York–New Jersey, Alex Lasry.

Ia mengaku telah menerima jaminan langsung dari pemerintah federal terkait keamanan dan pendekatan penegakan hukum selama turnamen.

“Kami telah mendapat jaminan dari satuan tugas Gedung Putih bahwa kehadiran DHS tidak akan berbeda dari 30 tahun terakhir di setiap acara olahraga besar,” kata Lasry kepada Front Office Sports.

Piala Dunia 2026 akan digelar di 11 kota tuan rumah di Amerika Serikat dengan total 78 pertandingan. Ajang tersebut juga diselenggarakan bersama oleh Kanada dan Meksiko.

Salah satu venue utama adalah MetLife Stadium di New Jersey yang akan menggelar delapan pertandingan, termasuk partai final pada 19 Juli. Stadion tersebut merupakan markas dari New York Jets dan New York Giants.

Lasry menegaskan penyelenggaraan Piala Dunia membutuhkan kerja sama besar antara aparat lokal, negara bagian, dan pemerintah federal.

Menurutnya koordinasi keamanan sudah berjalan sangat baik.

Baca Juga: Kapan Garuda Calling Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

“Untuk menggelar acara sebesar ini, dibutuhkan kemitraan kuat antara aparat lokal, negara bagian, dan federal,” ujarnya.

“Yang kami lihat sejauh ini adalah koordinasi luar biasa antara NYPD, polisi negara bagian New Jersey, Secret Service, dan pemerintah federal.”

Lasry juga memastikan Amerika Serikat siap menyambut para penggemar dari seluruh dunia.

“Kami ingin menjadikan ini tempat di mana semua orang merasa nyaman dan mendapat pengalaman yang tidak akan mereka lupakan,” katanya.

Isu operasi ICE sempat menjadi sorotan menjelang Super Bowl bulan lalu setelah Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengatakan agen imigrasi akan berada di mana-mana.

Namun pada akhirnya tidak ada operasi besar yang dilakukan saat laga tersebut berlangsung.

Load More