Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, memberi dukungan kepada Shin Tae-yong soal keputusan pemilihan pemain keturunan.
Sosok yang pernah menukangi beberapa klub besar di Indonesia itu menilai bahwa kekuatan Timnas di era Shin Tae-yong ini masih cukup jomplang.
Dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi Nasional, Nil Maizar mendukung bahwa Indonesia membutuhkan pemain diaspora atau pemain keturunan.
Usai dikalahkan Irak U-23 pada perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024, STY menyebut kesulitan dalam memilih pemain karena adanya perbedaan cukup jauh antara pemain pelapis dengan pemain inti.
Oleh karena itu Shin Tae-yong terus memainkan pemain yang sama dalam setiap pertandingan sehingga berdampak pada fisik menurun.
"Ini menarik untuk dievaluasi, saya mungkin berpikiran STY nggak berani menurunkan diluar yang ada saat ini karena memang kedalaman skuad kita tidak sebagus yang ada di tim-tim lain seperti Irak atau Uzbekistan," kata Nil Maizar.
Sosok-sosok macam Justin Hubner hingga Nathan Tjoe-A-On bahkan terus dipasang bermain. Nil Maizar menilai kondisi ini karena kedalaman skuad Timnas Indonesia yang belum merata.
"Kalau misalnya Justin (Hubner) nggak main, Nathan (Tjoe-A-On) nggak main, lah siapa yang mau main lagi?," sambungnya.
“Ini (pemilihan pemain) pasti diakui oleh STY. Kalau Nathan tidak main, siapa penggantinya? Kita harus jujur juga, jadi kedalam skuad ini untuk ke depan memang harus kita cari putra-putra daerah Bangsa ini yang bagus,” tuturnya.
Nil Maizar tidak mengucilkan pemain-pemain lokal dari Liga Indonesia dan berharap semakin banyak pemain muda yang muncul.
Baca Juga: Diakui Roberto Mancini, Pemain Indonesia Tidak Bisa Main di Serie B Italia karena Regulasi?
Tapi, ia juga tidak menutup peluang agar PSSI menambah kekuatan Timnas Indonesia dengan mencari pemain-pemain diaspora lagi.
“Apakah itu dari Liga 1 yang ada atau apakah kita perlu menambah pemain diaspora lagi. Karena pertandingan seperti melawan Uzbekistan, kita tidak punya lagi (pemain pengganti setara),” tegas Nil Maizar.
Shin Tae-yong sendiri saat ini sedang mempersiapkan Timnas Indonesia U-23 untuk menghadapi Guinea U-23 dalam laga playoff Olimpiade Paris 2024.
Pertandingan ini bakal berlangsung di Clairefontaine, Paris, Prancis pada Kamis (9/5/2024) pukul 19.00 WIB.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Eks Rekan Mason Mount dan Martin Odegaard Ingin Perkuat Timnas Indonesia, Harga Pasarnya Rp 6,08 Miliar
-
STY Jamin Pemain Ini Bergabung, Lini Belakang Timnas Indonesia U-23 Tambah Kuat untuk Lawan Guinea
-
Meski Miliki Akurasi Rendah, tapi Bergabungnya Dewangga Bawa Keuntungan bagi Timnas U-23
-
Terciduk Foto Bareng, Benarkah Ruby Wijnenn Jadi Pacar Nathan Tjoe-A-On di Belanda?
-
15 Pemain 'Impor' dari Liga Eropa, Ini Wajah Mengerikan Guinea Buat Lawan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!